SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas ringan akan mengguyur Kota Semarang pada Sabtu (16/11/2024).
Prakirawan cuaca BMKG, Efa Septiani, dalam keterangan resminya menyebut bahwa kondisi cuaca tersebut serupa dengan beberapa kota besar lainnya di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Serang, Yogyakarta, dan Surabaya.
Meski hanya berintensitas ringan, warga Semarang tetap diimbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama saat bepergian. Cuaca yang lebih ekstrem, seperti hujan disertai petir, diperkirakan terjadi di Bandung.
Di Pulau Jawa secara umum, hujan ringan diperkirakan lebih mendominasi. Namun, BMKG menyoroti potensi cuaca ekstrem di beberapa daerah lain di Indonesia, seperti hujan lebat di Medan, serta hujan petir di Denpasar dan beberapa kota di Sumatra.
Warga Semarang disarankan untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi BMKG agar dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
BRI Semarang Tebar Berkah Ramadan, Berbagi Makanan Berbuka untuk Pengendara
-
BRI KPR Berikan Kemudahan Akses Pembiayaan untuk Wujudkan Rumah Impian
-
Jateng Bakal Diserbu 17 Juta Pemudik, Gubernur Luthfi Gerak Cepat Amankan Stok Pangan
-
Kegemaran Tingkat Membaca Buku Sleman Turun, Penggunaan Internet Kian Masif Jadi Faktor Utama
-
Pencarian Hari Keempat Korban Banjir Lahar Merapi: Tim SAR Dihadang Tembok Pasir, Hasil Masih Nihil