SuaraJawaTengah.id - Ketertarikan pengusaha besar terhadap saham PSIS Semarang kembali menjadi perbincangan. Kali ini, nama Junianto, pemilik Wahyu Agung Grup, mencuat sebagai calon potensial untuk menguasai saham mayoritas klub.
Menanggapi kabar ini, Hinca Panjaitan, Legal Club PSIS, memberikan pandangannya terkait nilai strategis klub dan harapannya terhadap calon investor.
Menurut Hinca, PSIS saat ini sedang berada dalam momentum emas, terutama setelah kembali ke Stadion Jatidiri yang menjadi markas besar mereka.
"Sebagai klub besar dengan legacy besar, PSIS wajar menjadi incaran banyak pihak. Tapi kalau hanya sekadar minat tanpa kesiapan modal yang besar, lebih baik mundur saja," ujar Hinca.
Ia menegaskan bahwa investasi di klub sepak bola sekelas PSIS memerlukan komitmen finansial yang kuat, mengingat kebutuhan pengembangan yang kompleks dan berorientasi jangka panjang.
"Klub ini punya masa depan cerah dan valuenya terus meningkat. Siapa pun yang ingin masuk harus membawa modal besar dan komitmen kuat untuk membawa PSIS melangkah lebih jauh, termasuk memenuhi lisensi AFC," tambahnya.
Hinca juga menyoroti pentingnya calon investor untuk memahami potensi besar PSIS sebagai klub yang memiliki basis suporter kuat dan rekam jejak kompetisi di liga utama Indonesia.
"Ukurlah kemampuan sebelum terjun ke sini. Ini bukan sekadar hobi, tapi tanggung jawab besar untuk membangun tim yang bisa bersaing di level nasional dan internasional," jelasnya.
Seperti diketahui, Junianto sebelumnya sempat menguasai 30 persen saham PSIS pada Liga 1 musim 2021 sebelum melepasnya kepada Heri Sasongko. Kini, kabar tentang minatnya untuk kembali berinvestasi menjadi sorotan, terutama dengan nilai strategis PSIS yang semakin tinggi.
Baca Juga: Membandingkan Perjalanan PSIS Semarang dan Persis Solo Sepanjang 2024: Siapa Lebih Unggul?
Manajemen PSIS berharap, siapa pun calon investor yang tertarik, dapat membawa kontribusi nyata untuk perkembangan klub. "PSIS adalah klub besar dengan potensi luar biasa. Ini bukan sekadar soal uang, tapi juga visi besar untuk membawa PSIS menjadi lebih berprestasi," pungkas Hinca.
Dengan momentum ini, PSIS Semarang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu klub yang paling menarik bagi investor, baik dari segi finansial maupun reputasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan