SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Semarang, Hevearita G. Rahayu, meminta pengembang perumahan di Cluster Dahlia, Meteseh, Tembalang, bertanggung jawab atas tanggul yang jebol dan menyebabkan banjir setinggi satu meter di RT 08 RW 09, Rabu (11/12/2024) malam.
Menurut Wali Kota yang akrab disapa Mbak Ita, fasilitas umum seperti tanggul di kawasan tersebut masih menjadi tanggung jawab pengembang, karena perumahan tersebut belum diserahkan kepada Pemerintah Kota Semarang.
“Tanggul itu dibangun oleh pengembang. Hari ini DPU dan BPBD saya minta untuk memanggil pengembang, dan mereka harus bertanggung jawab,” tegas Mbak Ita dikutip dari Jatengnews.id media patner Suara.com Kamis (12/12/2024).
Mbak Ita menilai banjir ini disebabkan oleh kesalahan manusia (human error) dan bukan bencana besar, karena hanya terjadi di satu titik. Ia juga meminta para pengembang di Kota Semarang untuk dievaluasi, termasuk perihal izin pembangunan.
“Saya sudah berkali-kali mengingatkan soal perumahan yang tidak berizin. Makanya, saya mau lihat izinnya,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua RT setempat, Sutrisno, membenarkan bahwa tanggung jawab atas fasilitas umum di wilayah tersebut masih berada di tangan pengembang. “Kami sudah konsultasi dengan lurah dan camat, dan perumahan kami memang belum diserahkan ke Pemkot. Harapannya, pemerintah juga ikut membantu penanganan,” ujar Sutrisno.
Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang telah melakukan langkah awal untuk menangani dampak banjir, termasuk menyiapkan asesmen dan pompa penyedot air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Viral Curhatan Perempuan di Sleman Jadi Tersangka Usai Diputus Pacar Oknum Polisi, Kok Bisa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib UMKM: Susah Bersaing dengan Produk Impor
-
Buktikan Kualitas, Skuad Muda Kendal Tornado FC Borong Penghargaan di EPA Championship
-
PSIS Rombak Total Tim, Suporter Desak Boyong Pemain Lawas dari Arhan, Dewangga, hingga Fortes
-
Koperasi Merah Putih Tembus 6.271 Unit: Operasional di Jateng Tertinggi Nasional