SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang telah bertindak secara cepat dalam menyelesaikan masalah hukuman FIFA terkait sanksi larangan registrasi pemain.
Saat ini PSIS telah menyelesaikan seluruh administrasi terkait kasus yang ditangani FIFA dengan Flavio Beck Jr. FIFA secara resmi telah mengirimkan surat kepada PSIS terkait penyelesaian tersebut.
Sanksi dari FIFA pun telah dicabut dan nama PSIS sudah tidak ada lagi dalam daftar klub yang menerima sanksi dari FIFA.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, mengatakan bahwa PSIS selalu menghormati dan berkomitmen untuk menyelesaikan segala proses hukum di FIFA dengan cara profesional.
"Terkait kasus dengan Flavio di FIFA, kami sudah melaksanakan kewajiban kami. Saat ini sanksi juga sudah dicabut dan di website FIFA sudah tidak ada nama PSIS. Ini artinya segala proses administrasi telah kami lakukan dan kami bisa melakukan registrasi pemain di bursa transfer paruh musim ini," ujar Yoyok Sukawi dalam pernyataan resminya Selasa (24/12).
Melalui rilis ini, PSIS juga menegaskan komitmen untuk mematuhi hukum yang berlaku di bawah naungan PSSI dan FIFA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan