Artefak lainnya, berupa mozaik kuno yang selesai dipugar tahun 435 di Basilika Santa Maggiore di Roma, menggambarkan bayi Kristus duduk di atas tahta berhias berlian.
Bayi itu diapit Bunda Maria, seorang perempuan misterius, serta beberapa malaikat. Muncul penggambaran ketiga orang Majusi, namun tidak tampak hewan ternak bersama mereka.
Mosaik lain yang menggambarkan kelahiran Yesus ditemukan di kota Ravena, Italia bagian utara. Susunan keramik berwarna membentuk lukisan Maria bertahta, menggendong bayi Yesus dalam balutan jubah ungu kekaisaran.
Dalam lukisan mozaik itu tampak para malaikat menyaksikan ketiga pria Majusi yang dijelaskan sebagai Balthasar, Melchior, dan Gaspar, mempersembahkan hadiah kepada bayi Yesus.
Baca Juga: Magis Natal di Semarang: 4 Gereja Bersejarah yang Wajib Dikunjungi
Menurut Romo Istata Raharjo, semua ornamen pada gua atau kandang Natal menunjukkan momen kelahiran Yesus yang penuh kesederhanaan. “Namanya gua atau kandang itu kan sederhana semua. Bukan bangunan-bangunan yang mahal.”
Dia berharap melalui gua Natal berbahan botol bekas plastik di Gereja St Yusup Wonokerso, umat dapat mengambil pelajaran menjalani hidup penuh kasih sesuai jalan Kristus.
“Supaya Natal ini bukan hanya perayaan. Liturgi. Tapi bermakna, menyentuh, dan membumi. Sehingga makna Natal bisa sampai kepada umat dan masyarakat.”
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Baca Juga: Liburan Nataru 2024: Waspada Tarif Bus Murah, Utamakan Keselamatan!
Berita Terkait
-
Bocoran Kode Voucher OVO yang Wajib Kamu Tahu untuk Natal 2025
-
Tim Hukum Hasto Sebut Penatapan Tersangka Mengganggu Damai Natal
-
Mualaf 2 Tahun Lalu, Foto Richard Lee Rayakan Natal Desember 2024 Dipertanyakan
-
Begini Cara Perusahaan BUMN Dorong Pembangunan Berkelanjutan
-
Cek Fakta: Video Orang Palestina Lempari Gereja saat Malam Natal
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara