SuaraJawaTengah.id - Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menyarankan untuk menyambutnya dengan meningkatkan intensitas belajar-mengajar ilmu agama.
Menurut pengasuh Lembaga Pembinaan, Pendidikan, dan Pengembangan Ilmu Al-Qur'an (LP3IA) Rembang ini, memperbanyak mengaji adalah cara terbaik untuk mempersiapkan diri memasuki bulan penuh berkah.
Perbanyak Mengaji di Bulan Ramadhan
Dalam tradisi pesantren, menjelang Ramadhan ada kegiatan khusus yang disebut pasaran, di mana santri dan kiai memperbanyak mengaji kitab-kitab agama. Biasanya, frekuensi mengaji ditambah secara signifikan, baik setelah shalat Subuh maupun setelah Isya.
“Kalau di pesantren kami, satu kiai bisa mengajar 2-3 kitab setelah shalat fardhu. Saat Ramadhan, jadwalnya penuh agar berkah Ramadhan bisa dirasakan oleh para santri dan masyarakat,” ujar Gus Baha dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Najwa Shihab pada Senin (17/2/2025).
Gus Baha mengungkapkan bahwa memperbanyak mengaji saat Ramadhan mengikuti jejak ulama terdahulu yang mengisi waktu mereka dengan memperdalam ilmu agama. Dengan belajar fiqih, tafsir, dan ilmu akhlak, umat Islam bisa lebih memahami niat puasa, syarat sah puasa, dan hal-hal yang membatalkan puasa.
“Tidak bisa menjadi saleh tanpa meniru orang saleh terdahulu. Kebaikan dan keshalehan mereka bisa menjadi teladan bagi kita dalam menyambut Ramadhan,” tutur Gus Baha.
Bagi yang ingin menyambut Ramadhan 1446 H dengan lebih baik, meniru kebiasaan ulama seperti Gus Baha dalam memperbanyak mengaji adalah pilihan tepat. Selain menambah ilmu yang bermanfaat, kegiatan ini juga bisa menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keberkahan di bulan suci.
Kontributor : Dinar Oktarini
Baca Juga: Ini Jadwal Azan Magrib Kota Semarang dan Sekitarnya pada 6 April 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Er Deva Kembali ke Kendal Tornado FC, Bawa Pengalaman dari Timnas Indonesia U-20
-
Trauma dengan MBG, Siswa di Pati Cerita Diare 5 Kali, Kepala Pusing hingga Mimisan Usai Makan
-
Perluas Inklusi Keuangan Nasional, BRI Tegaskan Komitmen Dukung Presiden Prabowo
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG