SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi memastikan pelayanan kesehatan dan pelayanan publik di sejumlah desa di wilayahnya berjalan dengan baik.
Hal itu disampaikan saat Ia mengunjungi Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo dan Desa Alastuwo, Kecamatan Kebakramat, Kabupaten Karanganyar pada Senin (10/3/2025).
Di kunjungan pertamanya, Luthfi meninjau pelaksanaan program spesialis keliling (Speling). Sebab, Desa Bulurejo menjadi salah satu desa yang menjadi sasaran pelaksanaan program berbasis kesehatan tersebut.
Salah seorang warga Desa Bulurejo, Sri Mulyani mengaku, antusias terhadap program tersebut. Sebab, ia ingin bertemu dokter spesialis kejiwaan.
“Programnya sudah bagus, bisa ketemu dokter spesialis, jadi konsultasi masalah kesehatan,” katanya.
Di tempat tersebut, tersedia berbagai macam pelayanan kesehatan. Mulai dari deteksi kanker serviks, pemeriksaan bagi ibu hamil, hingga tracing TBC. Dokter spesialis pun dengan sabar dan ramah melayani satu persatu masyarakat. Bahkan tidak sedikit yang membawa rekam medisnya.
Sementara pada kunjungannya di Desa Alastuwo, Kecamatan Kebakramat, Luthfi meninjau pelayanan kependudukan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA). Di desa tersebut, pelayanan kesahatannya berjalan dengan baik.
Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menyerahkan sejumlah program bantuan jaminan sosial. Diantaranya penyaluran modal usaha kepada dua kelompok usaha bersama (Kube) dengan masing-masing senilai Rp20 juta. Sehingga totalnya Rp40 juta.
Kemudian Kartu Jateng Sejahtera (KJS) dengan total sebesar Rp1.984.680.000, yang dialokasikan untuk 447 penerima manfaat di Kabupaten Karanganyar.
Baca Juga: Polisi dan Pertamina Sidak SPBU di Semarang, Pastikan Stok dan Kualitas BBM Aman untuk Mudik
Berikutnya bantuan logistik Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD), di masing-masing desa sebanyak satu ton beras untuk 100 keluarga, dengan 10 kg beras per keluarga.
Luthfi mengatakan, ingin mendekatkan pelayanan publik di tengah-tengah masyarakat. Sehingga bisa lebih mempermudah warga.
“Semuanya pelayanan (publik maupun kesehatan) kita dekatkan, basisnya di desa,” kata Luthfi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
BRI Tekankan Pentingnya Financial Discipline Bagi Generasi Muda
-
Tak Lagi Didominasi Tim Unggulan, Juara Baru Muncul di MilkLife Soccer Challenge Semarang 2026
-
Mesin Bermasalah di Udara, Pilot Sky Ranger Terpaksa Mendarat di Sawah Blora hingga Pesawat Terbakar
-
Bukan Sekadar Pindah Markas, Ini Alasan Java United Dibawa ke Semarang
-
Jateng Diibaratkan Gadis Cantik, Exco PSSI Khairul Anwar Siap Maju Calonkan Diri Pimpin PSSI Jateng