Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius dan Pemain Alfeandra Dewangga saat memberikan keterangan pers di Stadion Jatidiri Semarang pada Kamis (10/4/2025). [Istimewa]
Dengan hanya tujuh pertandingan tersisa di musim ini, setiap poin menjadi sangat berarti. PSIS wajib memanfaatkan setiap laga kandang untuk meraih kemenangan, sembari berharap hasil positif juga bisa didapat di laga tandang selanjutnya. Kemenangan atas Persik bisa menjadi awal kebangkitan dan mengembalikan kepercayaan diri tim.
Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Gilbert Agius dalam meracik strategi yang tepat di tengah tekanan untuk segera membawa tim keluar dari posisi tidak menguntungkan di papan klasemen. Mampukah PSIS menaklukkan Persik dan menjaga harapan bertahan di Liga 1? Jawabannya akan ditentukan di Jatidiri, Jumat sore nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Apresiasi Ombudsman Jateng, YPAI biMBA AIUEO: Keadilan untuk Rumah Baca Purbalingga Terwujud
-
Predator Dana Hari Tua: Eks Pegawai Bank Tipu 60 Pensiunan di Purwokerto Lewat Investasi Bodong
-
Kedok Umrah Ramadan Berujung Petaka, Biro Travel di Temanggung Gasak Uang Jemaah hingga Rp3 Miliar
-
Gubernur Luthfi Instruksikan APBD Perubahan 2026 Untuk Genjot Perbaikan Jalan
-
Sawah di Jateng Tak Boleh Menyusut, Ahmad Luthfi Kunci 87 Persen Lahan