Menurut KH. Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), tahlilan adalah ekspresi kasih sayang dan kebersamaan. Sekaligus bentuk konkret dari ajaran Islam tentang ukhuwah (persaudaraan) dan doa. Tidak ada yang salah dengan berkumpul dan mendoakan sesama, apalagi untuk yang sudah meninggal.
Tradisi ini juga menjadi sarana silaturahmi, penguatan ikatan sosial, serta media edukasi agama bagi masyarakat. Pembacaan Surat Yasin menjadi bagian integral dari tradisi ini karena nilainya yang kuat dalam spiritualitas dan keutamaan.
Perspektif Ulama Lain
Sebagian ulama yang bersifat tekstualis seperti dari kalangan Salafi cenderung tidak menganjurkan tahlilan karena dianggap sebagai bid’ah (hal yang tidak diajarkan secara eksplisit oleh Nabi SAW).
Namun ulama dari kalangan mazhab Syafi’i dan mayoritas ulama Ahlussunnah wal Jamaah memandang bahwa selama isi dan niatnya baik, serta tidak bertentangan dengan syariat, maka tradisi seperti tahlilan diperbolehkan.
Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan bahwa membaca Al-Qur’an dan menghadiahkan pahalanya untuk orang yang telah meninggal adalah sesuatu yang diperbolehkan dan bermanfaat bagi mayit.
Surat Yasin dibacakan dalam tahlilan karena mengandung ayat-ayat yang relevan dengan kehidupan, kematian, dan kebangkitan. Selain itu, banyak ulama meyakini bahwa pahala dari bacaan tersebut bisa dihadiahkan kepada orang yang sudah meninggal.
Tahlilan sendiri adalah bentuk tradisi keislaman yang tumbuh dalam masyarakat sebagai perwujudan doa, silaturahmi, dan cinta kepada sesama, terutama mereka yang telah wafat.
Dengan landasan dalil, pemahaman ulama, dan manfaat sosial yang ditimbulkan, membaca Surat Yasin dalam tahlilan bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga bagian dari praktik spiritual yang sarat makna.
Baca Juga: Doa Setelah Baca Surat Yasin Ayat 1-83 Latin
Untuk mendapatkan surat yasin lengkap dengan termehaannya klik di SINI
Kontributor : Dinar Oktarini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris