Sejak itu, Cokok menghilang. Tak ada yang tahu pasti ke mana ia pergi. Cokok menjadi legenda urban di kampungnya, simbol dari harga yang harus dibayar saat mengingkari perjanjian dengan makhluk halus.
Sementara Wa Aweng, yang tak pernah ikut ritual itu, hanya bisa menceritakan kembali kisah ini dengan rasa syukur karena tidak ikut terseret lebih dalam.
Kisah ini menjadi pelajaran pahit bahwa kekayaan yang didapat dengan jalan pintas memiliki konsekuensi besar. Jalan gelap yang tampak menggoda seringkali membawa ke jurang kehilangan.
Wa Aweng pun menutup ceritanya dengan nasihat, "Kalau mau sukses, ya usaha. Jangan cari jalan instan. Jin itu kalau tidak diberi apa yang dia minta, akan mengambil balik dengan cara yang mengerikan."
Dan hingga hari ini, nama Cokok masih disebut dalam bisik-bisik masyarakat sebagai pengingat akan harga yang harus dibayar untuk sebuah ambisi yang tak sabar.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Jelang EPA U-19, Kendal Tornado FC Youth Simulasi Jadwal Kompetisi
-
Kecelakaan Maut di Blora! Truk Rem Blong Tabrak 5 Motor, Satu Orang Tewas
-
Horor di Tol Semarang-Solo! Tronton Diduga Rem Blong Hantam 2 Truk, 1 Tewas di Tempat
-
Naik Vespa, Taj Yasin Tinjau SPBU untuk Pastikan Ketersediaan BBM di Jateng Aman Jelang Lebaran
-
Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca di Semarang, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir