SuaraJawaTengah.id - Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton atau hari lahir menurut penanggalan Jawa yang menggabungkan hari pasaran dan hari biasa, dipercaya memiliki makna mendalam terhadap karakter, nasib, jodoh, rejeki, dan hari-hari baik seseorang.
Salah satu kombinasi weton yang sering dibahas dalam primbon Jawa adalah Jumat Pon. Untuk memahami makna weton ini, kita perlu menguraikannya berdasarkan hari dan pasaran.
1. Jumlah Neptu Weton Jumat Pon
Dalam primbon Jawa, setiap hari dan pasaran memiliki nilai angka atau neptu:
- Hari Jumat: memiliki neptu 6
- Pasaran Pon: memiliki neptu 7
- Dengan demikian, total neptu untuk orang yang lahir pada Jumat Pon adalah: 6 (Jumat) + 7 (Pon) = 13
Neptu ini menjadi dasar untuk meramalkan banyak aspek kehidupan seseorang menurut kepercayaan Jawa.
2. Karakter dan Kepribadian Weton Jumat Pon
Orang yang lahir pada Jumat Pon biasanya memiliki karakter yang tenang, penuh pertimbangan, namun kadang cenderung pendiam atau tertutup.
Mereka dikenal sebagai pribadi yang bijak, tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan, dan menghargai harmoni.
Mereka memiliki jiwa sosial yang tinggi, namun tidak suka menonjolkan diri. Mereka juga dikenal sabar dan kuat dalam menghadapi cobaan, meskipun dalam batin mereka sering mengalami pergolakan emosional yang tidak mereka ungkapkan.
Baca Juga: Ramalan Weton Jumat Pahing dalam Primbon Jawa
Orang Jumat Pon memiliki intuisi yang tajam dan sering dipercaya orang lain karena sikapnya yang konsisten dan bisa diandalkan. Namun, kelemahannya adalah kadang terlalu pasif dan kurang berani mengambil risiko besar dalam hidup.
3. Rejeki dan Keuangan Weton Jumat Pon
Dari sisi rejeki, orang yang lahir di weton Jumat Pon umumnya memiliki peruntungan ekonomi yang stabil namun lambat berkembang.
Artinya, mereka tidak terlalu cepat kaya, namun juga tidak mudah miskin. Rejeki mereka sering datang melalui kerja keras dan ketekunan, bukan dari jalan pintas atau keberuntungan semata.
Mereka cocok bekerja di bidang yang membutuhkan kesabaran dan keahlian khusus, seperti guru, konsultan, penulis, atau pekerjaan sosial.
Mereka juga cocok dalam bidang yang melibatkan pelayanan kepada masyarakat atau pekerjaan yang membutuhkan ketelitian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!