SuaraJawaTengah.id - Bagi pembalap, helm bukan sekadar pelindung kepala. Desain helm mewakili karakter dan menjadi ajang adu gengsi para rider.
Valentino Rossi mantan 7 kali juara dunia MotoGP misalnya, selalu mengganti desain helm pada setiap musim balapan. Pabrikan helm Itali, AGV yang mensponsori Rossi, bahkan memproduksi massal livery –desain khusus- pelindung kepala “The Doctor”.
Saat kali pertama turun pada ajang balap 125 cc tahun 1996, Rossi menggunakan desain helm yang diberi nama “The Sun & Moon” atau “Sole e Luna”.
Corak helm ini menggambarkan kepribadian ganda Rossi yang cenderung ‘panas’ seperti matahari di lintasan balap, namun juga tenang dan introspektif seperti bulan.
Pembalap kelahiran Urbino, Itali, 16 Februari 1979 ini dikenal paling doyan menggunakan media desain helm sebagai penggambaran kemajuan karir dan kematangan pribadinya.
Desain helm “The Doctor” misalnya, dibuat untuk menunjukkan ekesitensi Rossi sebagai sang ahli balap motor. Pada seri MotoGP tahun 2009 di sirkuit Catalunya, Rossi menampilkan desain helm “The Donkey” (Asino) yang mengolok diri sendiri karena mengalami kecelakaan pada sesi kualifikasi.
Desain-desain helm pembalap MotoGP kemudian menjadi ikon masing-masing pembalap. Di situs jual beli online, dijual beraneka helm dengan model tiruan yang dipakai para rider MotoGP.
Motif Tiruan MotoGP
Di Dusun Nglaseman, Ngrajek, Mungkid, ada bengkel airbrush yang khusus menerima pesanan pengecatan helm. Irengdop Desain selain menerima pesanan airbrush custom, juga membuat desain helm tiruan pembalap motor dunia.
Baca Juga: Ucap Syahadat Saat Ramadan, Ibu dan Anak Masuk Islam di Masjid Agung Jawa Tengah Magelang
“Sejak tahun 2017 kami fokus repaint helm. Istilahnya repaint copy atau jiplak desain. Tapi ada juga yang minta desain sendiri sesuai ide dari kastemer,” kata Muhrobi pemilik usaha repaint helm Irengdop Desain.
Usaha ini dirintis Muhrobi sejak tahun 2009. Saat itu dia hanya melayani pengecatan bodi motor.
Sekitar tahun 2015, Irengdop Desain mencoba membuat repaint helm pesanan pembalap nasional asal Bantul, Yogyakarta, Aldi Satya Mahendra.
“Kami pernah membuat pesanan Aldi Hendra (panggilan Aldi Satya Mahendra). Selain Hendra, rata-rata pembalap nasional kemungkinan besar pernah pesan kesini. Bengkel pembalap nasional sekitar tahun 2017 itu lagi ramai.”
Karir balap Aldi Satya Mahendra saat ini bersinar terang. Dia berhasil finish posisi kelima pada race pertama WorldSSP di Sirkuit Autodrom Most, Republik Ceko, 16-18 Mei kemarin.
Aldi Hendra yang turun ke arena balap bersama tim Yamaha BLU cRU Evan Bros, menduduki posisi 10 klasemen The Supersport World Championship (WorldSSP).
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
Terkini
-
Yuk Ikutan Solo Run Fest 2026, Beli Tiket lebih Mudah lewat BRImo!
-
Stok Beras Jateng Melimpah 1,5 Juta Ton, tapi Kok Harga Malah Naik? Ini Kata Gubernur Ahmad Luthfi
-
Ubah 1.000 Ton Sampah Jadi Listrik, Proyek Raksasa TPA Jatibarang Dimulai Desember 2026!
-
Alarm Kekerasan Anak di Jateng: 188 Kasus Persetubuhan Terungkap hingga Agustus 2026
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau, 29 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Batal