Ini merupakan pencapaian terbaiknya pada musim balap 2025 yang masih berlangsung. Aldi Hendra menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil menembus posisi lima besar ajang WorldSSP.
Selain Aldi Satya Mahendra, Irengdop Desain juga pernah menggarap pesanan pembalap nasional, Dimas Ekky Pratama. Pembalap asal Depok ini sekarang terjun di ajang CEV Moto2 European Championship, bersama tim Pertamina Mandalika SAG Stylobike Euvic Team.
Helm Lokal Kelir Premium
Menurut Muhrobi, pesanan biasanya datang dari promosi mulut ke mulut diantara para pembalap. Kepuasan pelanggan sangat menentukan jatuh-bangunnya usaha ini.
“Dari cuma satu pembalap, kemudian reputasi kami menyebar dari mulut ke mulut. Waktu balapan, rider lain lihat desain helm buatan kami. Dari tanya-tanya terus pesan kesini.”
Model yang diminta para pembalap nasional biasanya mengikuti maskot tim atau karakter yang mereka sukai. “Misal suka karakter Burung Garuda. Dari tema itu kita kembangkan desain-nya.”
Muhrobi sendiri yang menangani seluruh desain helm. Setelah menyepakati beberapa revisi, biasanya desain helm bisa langsung dieksekusi.
Irengdop Desain mengubah total motif atau corak, tapi tidak mengubah bentuk helm. Bahan dasar helm diambil dari beberapa merek lokal atau impor, tergantung kesepakatan dengan pemesan.
Saat ini sedang tren desain helm full face merek Arai tipe Nakano dari berbagai seri. Harga resmi Arai RX7X Shinji Nakano di pasaran saat ini berkisar Rp16 juta.
Baca Juga: Ucap Syahadat Saat Ramadan, Ibu dan Anak Masuk Islam di Masjid Agung Jawa Tengah Magelang
Pelanggan biasanya meminta Muhrobi membuat desain tiruannya menggunakan bahan helm merek lokal seperti NHK, KYT, dan BMC yang harganya lebih terjangkau.
Helm NHK diproduksi oleh PT Danapersadaraya Motor Industry, yang kini dikenal dengan nama PT NHK Indonesia. Sedangkan KYT dan BMC diproduksi PT Tarakusuma Indah yang pabriknya berada di Sidoarjo, Jawa Timur.
Meski produksi dalam negeri, semua merek helm itu tidak kalah kualitas. Merek-merek lokal sudah banyak dipakai oleh pembalap-pembalap yang berlaga di sirkuit MotoGP, Moto2, dan Moto3.
“Motif helm premium yang mahal, dijiplak ke helm lokal. Pengguna motor kadang suka motif helm pembalap MotoGP, tapi harganya tidak terjangkau. Mereka beli helm lokal, dimodif sesuai desain pembalap idolanya.”
Pelanggan biasanya juga meminta desain motif helm senada dengan warna motor tunggangan. “Biar cocok sama warna motornya. Misal motornya merah, ya cari motif merah juga. Sekarang yang lagi laris helm motif Nakano,” kata Muhrobi.
Irengdop Desain mematok ongkos jasa repaint helm berkisar Rp1 juta hingga Rp2,5 juta. Jika diminta sekalian menyediakan bahan helm dari merek lokal, ongkos jasa sekaligus Rp2 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Horor di Tol Semarang-Solo! Tronton Diduga Rem Blong Hantam 2 Truk, 1 Tewas di Tempat
-
Naik Vespa, Taj Yasin Tinjau SPBU untuk Pastikan Ketersediaan BBM di Jateng Aman Jelang Lebaran
-
Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca di Semarang, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir
-
5 Fakta Mengejutkan Dibalik Video Viral Pengejaran Begal Payudara di Pati
-
BRI Semarang Tebar Berkah Ramadan, Berbagi Makanan Berbuka untuk Pengendara