Menurut Fahmi Bastian, Direktur Eksekutif Daerah WALHI Jawa Tengah, program ini bukan hanya proyek ekologi, tapi juga advokasi sosial.
“Penanaman rumpon untuk budidaya kerang hijau yang dilakukan bersama warga Tambakrejo menjadi statement tegas bahwa laut merupakan sumber penghidupan yang teramat penting bagi mereka yang tinggal di wilayah pesisir,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya pengakuan pemerintah terhadap keberadaan dan hak hidup warga pesisir.
“Perlindungan laut (pesisir) sebagai ruang tangkap dan ruang hidup nelayan kemudian menjadi hal krusial agar profesi nelayan dan masyarakat kampung Tambakrejo bisa terus eksis dan tidak hilang oleh proyek-proyek pembangunan,” tegasnya.
Pemasangan rumpon kerang hijau di Tambakrejo menjadi bukti bahwa pemulihan pesisir tak bisa hanya berbentuk wacana atau kebijakan dari atas.
Ia harus tumbuh dari bawah, dari kearifan lokal, kerja kolektif, dan semangat bertahan masyarakat pesisir.
Bambu-bambu yang menancap di dasar laut itu mungkin tampak biasa bagi mata awam. Namun bagi para nelayan, itu adalah simbol harapan.
Sebuah ikhtiar kecil untuk merebut kembali kedaulatan laut mereka. Karena dari lautlah mereka hidup, dan di laut pula mereka ingin terus bertahan.
Baca Juga: Solidaritas Nelayan di Brebes Deklarasi Dukungan untuk Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Polda Jateng Autopsi Jenazah AFF, Pelajar SMP di Pemalang yang Tewas Diduga Korban Perundungan
-
Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis
-
Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang