“Pondok ini memiliki sistem kurikulum yang sangat mirip dengan apa yang kami kembangkan di Al-Azhar, dan ini akan sangat memudahkan santri-santri Darul Amanah untuk melanjutkan studi ke Al-Azhar melalui jalur muadalah,” jelas Prof. Nahla.
Apresiasi ini menjadi bukti konkret bahwa jembatan akademik antara Mesir dan Indonesia semakin kokoh.
Darul Amanah menjadi salah satu contoh pesantren yang membuka jalur internasional bagi para santrinya untuk berkembang di kancah global, sekaligus memperkuat posisi pesantren dalam diplomasi keilmuan dan keislaman.
Di akhir kunjungannya, Prof. Nahla turut mendoakan seluruh civitas Pondok Pesantren Darul Amanah agar senantiasa dalam lindungan Allah SWT serta diberi keberkahan dalam setiap proses pembelajaran. Kegiatan pun ditutup dengan doa bersama dan sesi ramah tamah yang sarat suasana kekeluargaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Krisis Ladang Tani hingga Demam AI Global Jadi Biang Kerok Inflasi Jawa Tengah Mei 2026
-
Di Ambang Putus Sekolah, Ribuan Anak Miskin Jateng Diselamatkan Program Sekolah Kemitraan
-
Tegas! Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Anggaran Diprioritaskan untuk Perbaiki Jalan Berlubang
-
Kejurnas Sprint Rally Dongkrak Pengembangan Sport Tourism Jawa Tengah
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang