SuaraJawaTengah.id - Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, PT Pegadaian Kanwil XI Semarang melaksanakan kegiatan penyembelihan dan distribusi hewan kurban pada Senin (9/6/2025).
Sebanyak 70 ekor hewan kurban yang terdiri dari 9 ekor sapi dan 61 ekor kambing disembelih dan dibagikan kepada karyawan serta masyarakat sekitar.
Pemimpin PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Edy Purwanto, melalui Deputi Operasional Kanwil XI Semarang, Ali Mustaat, menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini merupakan bentuk ketaqwaan kepada Allah SWT sekaligus sebagai wujud kepedulian sosial.
"Penyembelihan hewan kurban dilakukan untuk memberikan manfaat dan berkah kepada masyarakat sekitar, serta mempererat kebersamaan antar karyawan. Selain itu, juga untuk peningkatan gizi ataupun protein masyarakat," ujar Ali Mustaat.
Di lingkungan kantor wilayah sendiri, Pegadaian Kanwil XI Semarang berkurban dua ekor sapi dan satu ekor kambing.
Selain itu, kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak di seluruh kantor area dan kantor cabang di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, termasuk di salah satu lokasi bank sampah binaan Pegadaian.
Ali menambahkan, berkurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual tahunan, melainkan sebagai bentuk keikhlasan dan ketaatan dalam meneladani perjuangan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
"Makna Idul Adha ini mengajarkan kita untuk meneladani ketaatan Nabi Ibrahim dan keikhlasan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah," jelasnya.
Selain nilai spiritual, pembagian daging kurban juga menjadi sarana memperkuat rasa kebersamaan, kerukunan, dan persaudaraan antar karyawan Pegadaian.
Harapannya, semangat Idul Adha mampu mendorong pertumbuhan kinerja yang lebih baik di lingkungan kerja.
Baca Juga: Ternyata Kurban Kambing Lebih Utama dari Sapi, Ini Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah!
"Semoga momen Idul Adha ini dapat membangun semangat positif, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjadi ladang keberkahan bagi kita semua," pungkas Ali.
Makna Idul Adha
Melansir laman NU Online, Idul Adha bukan sekadar hari raya penyembelihan hewan kurban.
Ia merupakan momentum spiritual yang sarat makna, yang mengakar dari kisah agung Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.
Kisah ini tidak hanya mengajarkan kepatuhan dan kesetiaan kepada Allah SWT semata, tetapi juga menanamkan nilai pengorbanan yang luhur demi kebaikan yang lebih besar.
Di momen inilah umat Islam diajak untuk merenungi bahwa kurban sejati bukan sekadar ritual fisik, melainkan sebuah panggilan jiwa untuk menumbuhkan empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka