SuaraJawaTengah.id - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, kecemasan melanda para peternak kambing di Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas.
Dalam kurun waktu dua pekan terakhir, sebanyak tujuh ekor kambing dilaporkan hilang dicuri dalam tiga kejadian berbeda.
Fenomena ini membuat warga khawatir sekaligus mempertanyakan efektivitas pengamanan di wilayah mereka, terutama saat permintaan hewan kurban meningkat tajam.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas, Komisaris Polisi Andryansyah Rithas Hasibuan, membenarkan bahwa pihaknya tengah menyelidiki kasus pencurian kambing yang semakin marak tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman terhadap kasus-kasus pencurian kambing yang terjadi di Desa Kemutug Kidul. Tidak menutup kemungkinan Unit Resmob Satreskrim akan kami terjunkan untuk mempercepat pengungkapan,” ujarnya dikutip dari ANTARA di Purwokerto, Sabtu (31/5/2025).
Salah satu pencurian yang paling menyita perhatian terjadi pada Jumat malam (30/5), menimpa peternak bernama Kiswan. Dari tiga kambing miliknya, dua ekor kambing dewasa raib dibawa pencuri.
“Satu kambing anakan ditemukan tertinggal di tepi jalan,” kata Kepala Desa Kemutug Kidul, Kardi Daryanto.
Menurut Kardi, peristiwa itu terjadi menjelang waktu salat Maghrib, saat sebagian besar warga tengah mempersiapkan diri untuk ibadah atau menghadiri kegiatan sosial.
Ia juga mencatat bahwa pencurian sebelumnya terjadi dalam kondisi serupa, yakni saat aktivitas warga tidak begitu padat atau petugas ronda belum mulai berjaga.
Baca Juga: Tips Agar Daging Kambing Tak Perengus Saat Kurban, Ini yang Harus Dilakukan
“Ini jelas menunjukkan bahwa pelaku cukup cermat memilih waktu dan lokasi. Bahkan dari dugaan kami, mereka sempat melakukan survei terlebih dahulu,” jelasnya.
Kecurigaan itu didukung oleh kesaksian warga yang sempat melihat dua orang asing berkeliaran di sekitar kandang pada Kamis (29/5), sehari sebelum pencurian terjadi. Sayangnya, warga tidak menyadari potensi ancaman dari keberadaan orang tak dikenal tersebut.
Kardi menjelaskan, dua kandang kambing yang sering menjadi sasaran pencurian—milik Kiswan dan Sumakiwan—memiliki lokasi yang mudah dijangkau.
“Sekitar 99 persen kandang di desa kami berada di luar permukiman. Justru dua kandang ini yang dekat dengan perumahan menjadi target karena aksesnya lebih mudah,” ungkapnya.
Peternak lain, seperti Nuridah, Roheni, dan Tanto, juga menjadi korban pencurian dalam dua pekan terakhir. Kasus-kasus ini menimbulkan kecemasan tersendiri, terutama karena sebagian kambing yang dicuri merupakan hewan kurban yang sudah dipesan konsumen.
“Ini bukan hanya soal kehilangan hewan, tapi juga soal kepercayaan konsumen dan pendapatan menjelang hari besar,” ujar Kardi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Sebelum Dipulangkan Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet akan Diautopsi di Pemalang
-
9 Fakta Mengerikan di Balik Kerusuhan Iran: Ratusan Tewas, Ribuan Ditangkap, dan Ancaman Militer AS
-
Suzuki Karimun 2015 vs Kia Visto 2003: Pilih yang Lebih Worth It Dibeli?
-
Banjir Lumpuhkan SPBU Kudus, Pertamina Patra Niaga Sigap Alihkan Suplai BBM Demi Layanan Optimal
-
Semen Gresik Gaungkan Empowering Futures sebagai Landasan Pertumbuhan dan Keberkelanjutan