SuaraJawaTengah.id - Malam 1 Suro atau Satu Suro dalam kalender Jawa selalu diselimuti suasana mistis dan hening. Bagi masyarakat Jawa, malam ini bukan sekadar penanda tahun baru Jawa, tapi juga momen sakral yang diyakini sebagai titik transisi spiritual dan kosmik.
Tidak heran, banyak larangan dan kepercayaan yang menyertainya bahkan hingga hari ini, sebagian masyarakat masih memegang teguh tradisi tersebut. Apa saja pantangan dan misteri yang menyelubungi malam 1 Suro? Berikut ulasannya.
1. Pintu Alam Gaib Terbuka Lebar
Salah satu kepercayaan paling kuat tentang malam 1 Suro adalah bahwa pada malam ini, pintu antara dunia nyata dan alam gaib terbuka lebar.
Diyakini bahwa roh-roh leluhur, arwah penasaran, hingga makhluk gaib seperti kuntilanak dan genderuwo berkeliaran bebas.
Tidak sedikit masyarakat yang percaya bahwa pada malam ini, seseorang bisa "bertemu" atau merasakan kehadiran mereka secara langsung, terutama jika sedang berada di tempat sepi, angker, atau berkaitan dengan sejarah leluhur.
Dikutip dari YouTube Top Video Unik dan Aneh Dunia, hal ini pula yang membuat suasana malam 1 Suro kerap terasa lebih hening, berat, bahkan mencekam. Banyak orang memilih untuk tinggal di rumah dan memperbanyak doa demi keselamatan dan perlindungan.
2. Larangan Keluar Rumah Sembarangan
Pantangan paling umum yang masih dipegang teguh oleh masyarakat Jawa adalah larangan untuk keluar rumah di malam 1 Suro, kecuali dalam kondisi benar-benar darurat.
Baca Juga: Pura Mangkunegaran Siap Gelar Tradisi Budaya Malam 1 Suro
Alasannya adalah untuk menghindari kemungkinan "bertemu" dengan makhluk halus yang sedang berkeliaran. Menurut kepercayaan, jika seseorang tidak berhati-hati, ia bisa diganggu atau bahkan diikuti oleh entitas gaib hingga ke rumahnya.
Anak-anak dan lansia biasanya sangat dijaga malam itu. Bahkan, beberapa orang menyalakan dupa atau menaburkan garam di sudut rumah sebagai penolak bala.
Meskipun ini terdengar seperti mitos, larangan ini tetap dianggap penting sebagai bentuk penghormatan terhadap malam yang dianggap suci.
3. Tidak Boleh Memotong Kuku atau Menjahit
Malam 1 Suro juga diyakini bukan waktu yang baik untuk melakukan aktivitas tertentu, seperti memotong kuku, menjahit, atau menggunakan benda tajam seperti pisau dan gunting.
Masyarakat percaya bahwa benda-benda tajam bisa mengundang energi negatif atau menarik perhatian makhluk gaib. Aktivitas seperti menjahit juga dihindari karena dianggap dapat mengikat nasib buruk pada diri sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak
-
Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda
-
BRI Gandeng Prodia, Hadirkan Promo Medical Check-Up hingga Pemeriksaan Genomics
-
Kisah Cucur Aulia, UMKM Binaan RB Rembang yang Sukses Mengangkat Jajanan Tradisional
-
Semarang Diprakirakan Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun Sore Nanti