SuaraJawaTengah.id - Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli.
Kali ini, BRI melalui Branch Office (BO) Semarang Ahmad Yani menyerahkan satu unit ambulans kepada Yayasan Budi Mulya Semarang (YBMS) di Panti Wreda Griya Tyas Dalem di kawasan Bangetayu, Semarang pada Rabu (25/6/2025).
Penyerahan ambulans tersebut dilaksanakan di lingkungan Panti Wreda Griya Tyas Dalem dan dihadiri oleh jajaran pimpinan BRI BO Semarang Ahmad Yani, pengurus Yayasan Budi Mulya Semarang, serta perwakilan dari Yayasan Dana Pensiun (Yadapen).
Branch Office Head BRI Semarang Ahmad Yani, I Wayan Mestera, menyampaikan bahwa bantuan ambulans ini merupakan bentuk nyata kepedulian BRI terhadap masyarakat, terutama kalangan rentan seperti lansia yang membutuhkan pelayanan kesehatan berkelanjutan.
"Kami dari BRI Semarang Ahmad Yani sudah cukup lama menjalin kerja sama dengan Yadapen, dan hari ini kami serahkan ambulans sebagai bagian dari apresiasi atas kerja sama yang sudah terjalin dengan sangat baik serta wujud kepedulian sosial kami terhadap Yayasan Budi Mulya yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan," katanya.
Ia menambahkan bahwa penyerahan ambulans ini bukanlah akhir dari perhatian BRI terhadap yayasan sosial seperti YBMS, melainkan awal dari sinergi berkelanjutan yang akan terus dikembangkan demi manfaat yang lebih luas, tidak hanya untuk penghuni panti, tetapi juga masyarakat di sekitarnya.
Yayasan Budi Mulya: Dari Anak Panti hingga Lansia
Pimpinan Yayasan Budi Mulya Semarang, Br. Yohanes Sudaryono, FIC, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan BRI.
Ia menjelaskan bahwa YBMS merupakan bagian dari lembaga sosial yang memiliki dua gagasan utama, yakni Pangudi Luhur yang fokus pada pendidikan dan Budi Mulya yang bergerak di bidang sosial.
Baca Juga: Tuli Mengaji, BRI Sumbang 200 Al-Quran Isyarat untuk SLB dan Komunitas Disabilitas Semarang
"Yayasan ini memiliki beberapa unit, mulai dari panti asuhan yang sudah berdiri sejak sebelum kemerdekaan, unit pendidikan karakter, hingga panti wreda khusus lansia yang saat ini baru berusia empat tahun. Panti lansia ini merupakan pengembangan dari gedung sekolah lama yang kini kami alihfungsikan karena kondisi lingkungan sudah banyak berubah dan menjadi kawasan industri," ungkap Yohanes.
Ia menambahkan bahwa saat ini terdapat 10 lansia yang dirawat di panti, serta layanan sosial yang terbuka bagi masyarakat sekitar.
Salah satu program rutin yang dijalankan adalah “Sabtu Sehat” yang melibatkan kegiatan kesehatan bagi warga sekitar panti.
“Ambulans ini akan sangat bermanfaat. Kami sangat terbatas dari sisi fasilitas. Kehadiran BRI melalui bantuan ini merupakan karya Tuhan yang luar biasa dalam membantu anak-anak dan para lansia. Kami sangat senang dan bahagia mendapatkan perhatian ini,” tuturnya dengan penuh haru.
Sementara itu, perwakilan dari Yadapen, A. Saptono Budi, menyampaikan bahwa pihaknya berperan sebagai fasilitator dalam proses pengadaan ambulans melalui sinergi antara BRI dan YBMS. Ia mengapresiasi langkah BRI yang konsisten dalam menjalankan program TJSL, khususnya untuk sektor sosial.
“Yadapen hanya memfasilitasi bantuan ambulans ini. Dan BRI memiliki program TJSL yang memang memberikan perhatian pada lembaga-lembaga sosial. Akhirnya tahun ini bantuan tersebut bisa terealisasi. Semoga kerja sama ini semakin erat dan bisa dilanjutkan untuk kegiatan sosial yang lebih besar ke depannya,” ujar Saptono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin