SuaraJawaTengah.id - Komitmen Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam mendukung dunia kesehatan kembali dibuktikan melalui kolaborasi strategis dengan Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Semarang (RS Unimus).
Pada Kamis, 17 Juli 2025, BRI melalui Kantor Cabang Brigjen Sudiarto menggelar kegiatan Beauty Class dan edukasi perbankan di lingkungan RS Unimus.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sinergis antara institusi perbankan dan lembaga layanan kesehatan, bertujuan meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan tenaga medis, sekaligus memperkuat pelayanan terhadap pasien.
Pimpinan Cabang BRI Brigjen Sudiarto, Tri Kenyo Kusumawati menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada edukasi produk perbankan, tetapi juga menjadi ajang relaksasi dan pengembangan diri bagi para tenaga medis.
“Kami ingin hadir lebih dekat dan relevan dengan kebutuhan para mitra kerja, termasuk rumah sakit. Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian kami untuk mendukung tenaga medis dalam bekerja dengan nyaman, sehat, dan sejahtera,” ungkapnya.
Salah satu agenda utama kegiatan adalah sesi edukasi keuangan yang dibawakan oleh Arif Budi Wibowo, RM Funding & Transaction BO BRI Brigjen Sudiarto.
Dalam paparannya, Arif menjelaskan kemudahan penggunaan aplikasi BRImo dalam transaksi keuangan sehari-hari, termasuk kemudahan berinvestasi.
Ia menekankan bahwa BRImo hadir dengan tagline “Lebih Mudah. Lebih Hemat. Dan Lebih Untung”, yang mencerminkan keunggulan aplikasi digital BRI dalam mendukung gaya hidup modern yang praktis dan efisien.
Selain edukasi perbankan, peserta juga mendapatkan informasi penting seputar perlindungan jiwa melalui sesi bersama Maretha Wahyu Puji Lestari, Manager Brilife. Ia memaparkan pentingnya memiliki proteksi jiwa terutama bagi tenaga medis yang memiliki risiko kerja tinggi.
Baca Juga: BRI Dorong Pertumbuhan Padel Lewat BRImo SIP League 2025, 32 Komunitas Bakal Tanding Seru
“Perlindungan jiwa adalah bentuk perhatian terhadap diri dan keluarga. Melalui produk-produk Brilife, kami ingin memastikan bahwa setiap tenaga kerja merasa aman dan terlindungi,” jelasnya.
Kegiatan ini dihadiri pula oleh Dien Rusyda Ariny, S.Psi, selaku perwakilan HRD RS Unimus, serta puluhan karyawan dan tenaga medis dari berbagai divisi.
Dien menyambut baik inisiatif BRI dalam menyelenggarakan program ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan nilai tambah bagi staf RS Unimus, baik dari sisi pengetahuan finansial maupun pengembangan diri.
“Ini adalah kolaborasi yang sangat positif. Tenaga medis kami mendapat manfaat dari edukasi keuangan dan juga kegiatan beauty class yang menyenangkan. Semoga kegiatan serupa bisa terus berlanjut,” ujar Dien.
Dengan adanya kolaborasi seperti ini, diharapkan hubungan antara BRI dan institusi pelayanan kesehatan seperti RS Unimus akan semakin erat, demi menciptakan lingkungan kerja yang sehat, profesional, dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis