SuaraJawaTengah.id - Pemkab Kudus melelang puluhan aset berupa kendaraan roda dan empat, alat berat, serta alat kesehatan.
Tak tanggung-tanggung, total aset itu mencapai Rp340,81 juta untuk dijadikan pemasukan daerah.
"Nilai aset yang dilelangkan tersebut merupakan hasil penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Namun, dalam lelangnya bisa saja lebih tinggi karena tawaran terendah masing-masing aset yang dilelangkan ada limitnya," kata Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kudus Djati Solechah melansir ANTARA, Minggu (27/7/2025).
Misal, kata dia, mobil ambulans yang kondisinya rusak ditawarkan dengan harga limit bawah sebesar Rp12 juta. Sedangkan, saat lelang memungkinkan lebih tinggi dari harga limitnya.
Demikian halnya, kata dia, kendaraan lain, termasuk alat berat berupa buldoser kondisi rusak berat ditawarkan Rp12 juta. Sedangkan, aset termahal merupakan alat kesehatan empat unit senilai Rp209,56 juta.
Lelang aset senilai ratusan juta tersebut, dilakukan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang secara daring atau online melalui situs resmi lelang.go.id.
Penawaran dilakukan secara daring dengan batas akhir penawaran pada 28 Juli 2025 pukul 12.00 WIB.
Ia mengungkapkan aset yang dilelang, mulai dari mobil dinas, sepeda motor operasional, alat kesehatan, hingga alat berat dilelang dalam bentuk paket bukan satuan.
Sebelumnya, peminat lelang mendapat kesempatan melihat kondisi barang pada tanggal 24-25 Juli 2025, pukul 09.00-11.00 WIB di masing-masing lokasi penyimpanan, mulai dari kantor OPD, puskesmas, hingga gudang aset daerah.
Baca Juga: Dana Hibah Miliaran untuk Ormas, Gus Yasin: Bukan Formalitas, Harus Berdampak!
Lelang tersebut, kata dia, merupakan bagian dari penatausahaan aset daerah yang tidak produktif.
Sedangkan, hasil lelang menjadi pemasukan daerah dan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan operasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain