Jika dana dari lelang sawah memang benar ada dan besar, mengapa masih ada pungutan mahal kepada para peziarah?
Pertanyaan-pertanyaan ini pantas untuk dijawab secara terbuka oleh pihak terkait—baik pengelola masjid, dinas perhubungan, maupun pemerintah kabupaten.
Perlu Audit dan Penataan Ulang Pengelolaan Parkir
Kondisi seperti ini tidak bisa dianggap remeh. Masjid Agung Demak bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol peradaban Islam di Jawa. Pengunjung datang dari berbagai penjuru negeri, dan pengalaman mereka akan menjadi cermin dari tata kelola dan pelayanan publik daerah.
Jika parkir saja sudah menyisakan kesan negatif, bagaimana dengan aspek lain?
Pemerintah Kabupaten Demak bersama PD Parkir atau dinas teknis terkait perlu segera melakukan audit menyeluruh atas pengelolaan parkir di kawasan Masjid Agung.
Jika benar ada oknum yang bermain, maka harus ditindak tegas. Jika tarif memang resmi, maka harus ada transparansi mengenai dasar perhitungannya.
Unggahan seperti ini adalah sinyal bahwa masyarakat sudah jenuh dengan praktik-praktik tak wajar yang terus terjadi berulang. Apalagi jika menyangkut tempat suci seperti masjid.
Sudah saatnya pemerintah daerah tidak hanya bertindak saat sudah viral, tapi mulai menata dari hulu ke hilir secara sistematis dan akuntabel.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Guru Madin Tampar Murid Didenda Rp25 Juta, hingga Berujung Laporan Polisi
Dengan parkir yang tertib, tarif yang wajar, serta pengelolaan yang jujur, Masjid Agung Demak tidak hanya menjadi destinasi spiritual, tapi juga menjadi contoh baik pelayanan publik yang beradab.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
UNDIP Global Classroom Bahas Transformasi Budaya Newsroom di Era Digital
-
Terdampak Konflik Geopolitik Global, Ratusan Umat Buddha Tetap Gelar Doa Damai di Borobudur
-
Mencekam, Kronologi Perampokan Lansia di Kudus, Pelaku Masuk Lewat Jendela Pukul 2 Pagi
-
Misteri Kematian 4 Orang Sekeluarga di Tenda Camping Temanggung, Polisi Periksa Sisa Makanan
-
Kasus Pencabulan di Ponpes Pekalongan, Polisi Siapkan Safe House, Korban Lain Diminta Melapor