SuaraJawaTengah.id - Bagi Anda yang lahir pada weton Selasa Pahing, tahun 2025 diprediksi akan menjadi tahun penuh warna dengan berbagai peluang sekaligus tantangan.
Karakter bawaan yang ramah, memikat, dan mandiri membuat pemilik weton ini sering menjadi pusat perhatian.
Namun, daya tarik tersebut juga membawa konsekuensi tersendiri, mulai dari potensi godaan dalam hubungan, dinamika pertemanan, hingga ujian dalam mengelola rezeki.
Memahami ramalan tahun ini dapat membantu Anda lebih siap mengambil langkah yang tepat di setiap situasi.
Berdasarkan pembacaan dari Sabdaning Ratu, ada sejumlah poin penting yang patut diperhatikan, mulai dari periode keberuntungan finansial, masalah kesehatan yang perlu diwaspadai, hingga tips menjaga keharmonisan asmara dan hubungan sosial.
Ramalan ini bukan sekadar prediksi, melainkan panduan untuk membantu Anda memaksimalkan peluang dan meminimalkan risiko. Mari simak rangkuman tujuh hal penting yang akan mewarnai perjalanan hidup Selasa Pahing di tahun 2025.
1. Karakter Umum Selasa Pahing
Weton Selasa Pahing memiliki nilai hari 3 dan pasaran 9, sehingga jumlah netonya 12. Secara umum, orang dengan weton ini berada di bawah naungan lakuning jedodon aras kembang.
Artinya, mereka memiliki daya tarik yang memikat lawan jenis, berhati baik, mandiri, dan ramah. Namun kelemahannya, mereka cenderung mudah percaya dan rentan tertipu, sehingga perlu lebih berhati-hati.
Baca Juga: Weton Jumat Pon Menurut Primbon Jawa: Jodoh, Rejeki, dan Hari Baik
2. Periode Rezeki Terbaik dan Tersulit
Rezeki terbaik untuk Selasa Pahing diprediksi terjadi di usia 12–17 tahun, lalu di usia 30 dan 35 tahun. Pada usia ini, usaha yang dilakukan akan membuahkan hasil maksimal.
Sebaliknya, rezeki kurang baik diperkirakan terjadi di usia 24–29 tahun serta 48–53 tahun. Di masa ini, penting untuk berhati-hati mengelola uang dan tidak memulai usaha baru.
3. Kesehatan yang Perlu Diperhatikan
Dari sisi kesehatan, tahun 2025 menjadi periode yang perlu mewaspadai masalah pencernaan dan mata.
Gangguan pencernaan bisa disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat, sementara mata berisiko lelah akibat terlalu lama menatap gadget. Disarankan untuk menjaga pola makan, istirahat cukup, dan mengonsumsi vitamin mata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!