Massa pengunjuk rasa membakar ban bekas dan sejumlah karangan bunga di gerbang Pendopo Si Panji, kompleks Sekretariat Daerah Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (30/8/2025). ANTARA/Sumarwoto
"Kita doakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan," katanya. Ia juga berjanji akan menindak tegas anggota Polri yang terlibat dalam insiden tersebut.
Sayangnya, saat Kapolresta memberikan pernyataan, kelompok anarkis di sisi timur justru semakin menjadi-jadi dan terus melakukan perusakan.
Upaya negosiasi pun menemui jalan buntu. Sekitar pukul 17.00 WIB, karena massa tidak bisa dikendalikan, polisi akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menembakkan gas air mata ke kerumunan, membuat para pengunjuk rasa kocar-kacir menyelamatkan diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sumur Bor JadI Solusi Petani Tak Gagal Panen saat Kemarau
-
BBM Naik Tajam, Luthfi Siapkan Benteng Agar Harga Pangan Tak Ikut Meledak
-
Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Permudah Akses Pembiayaan Hunian dan Kendaraan
-
Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka