Bagi Sindhunata Gesit, Ketua Teater Lingkar Semarang sekaligus seorang dalang muda, kegiatan ini adalah bukti bahwa budaya Jawa tetap relevan jika disajikan secara luwes. Ia sadar betul tantangan zaman di tengah gempuran budaya luar.
“Saya nggak menampik dengan kehadiran budaya luar karena yang namanya kesenangan tidak bisa dipaksa, tapi tradisi warisan budaya bangsa jangan ditinggalkan. Gamelan, ketoprak, wayang orang silakan tetap ditonton,” tegasnya.
Sindhu kerap melakukan riset mengenai kesenian yang disukai anak muda. Hasilnya ia gunakan untuk mengkolaborasikan seni tradisi dengan unsur kekinian, agar wayang kulit dan gamelan bisa dicintai lintas generasi.
“Dalam seni, tidak ada yang benar atau salah. Yang penting adalah keterhubungan antara penonton dan karya,” tambahnya.
Hari itu, Sanggar Seni Teater Lingkar bukan hanya menjadi ruang belajar musik, tetapi juga ruang perjumpaan lintas bangsa.
Dari jemari musisi Belanda hingga suara dalang muda Jawa, tercipta harmoni yang membuktikan bahwa seni adalah bahasa universal yang mampu menjadi jembatan persahabatan dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris