- Pemprov Jateng buka banyak lowongan via AyoKerjo.
- Lulusan SMA/SMK punya peluang besar di banyak kota.
- Posisi sales, sekuriti, hingga kru kuliner tersedia.
SuaraJawaTengah.id - Kabar gembira bagi para pencari kerja di Jawa Tengah. Memasuki bulan September 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah secara masif membuka ratusan lowongan pekerjaan yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten.
Kesempatan emas ini secara khusus menyasar para lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), memberikan angin segar di tengah persaingan dunia kerja yang ketat.
Melalui platform digital resmi "AyoKerjo Jateng", Pemprov berupaya menjembatani para pencari kerja dengan perusahaan-perusahaan terverifikasi.
Inisiatif ini merupakan bagian dari program unggulan untuk menekan angka pengangguran dan mempermudah akses informasi pasar kerja di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, menjelaskan bahwa portal ini dirancang untuk memangkas jarak antara penyedia dan pencari kerja.
"Memudahkan akses ke berbagai lowongan kerja dari perusahaan yang telah diverifikasi. Kemudian fasilitas tes psikometri untuk mengetahui potensi dan kesiapan kerja hingga proses pendaftaran dan aplikasi yang praktis, cepat, dan tanpa biaya,” jelas Aziz dikutip dari keterangan resmi pada Jumat (12/9/2025).
Lowongan yang tersedia sangat beragam dan tersebar di kantong-kantong industri maupun kota besar. Di Kabupaten Semarang, misalnya, PT SOS Indonesia membuka peluang untuk posisi sekuriti dengan syarat minimal lulusan SMA sederajat.
Sementara itu, di Kabupaten Kendal, gerai kuliner populer Mie Gacoan juga mencari banyak kru untuk lulusan SMA/SMK dengan usia maksimal 30 tahun.
Bagi yang memiliki keahlian di bidang penjualan, PT Mandiri Daya Andalan menawarkan posisi sebagai direct sales wifi dengan penempatan di Kota Semarang, Solo, dan Sragen.
Baca Juga: Pelarian Seminggu Sopir Bank Jateng: Foya-foya Rp300 Juta, Beli Rumah dan Mobil Baru Sebelum Dibekuk
Keuntungan yang ditawarkan pun cukup menggiurkan, mencakup gaji pokok, insentif, jenjang karier, serta jaminan BPJS.[4][5] Posisi ini terbuka lebar bagi lulusan SMA/SMK yang memiliki pengalaman minimal satu tahun.
Tidak hanya itu, lowongan untuk jenjang Diploma II (D2) juga tersedia, salah satunya adalah posisi marketing untuk sebuah perusahaan di Kabupaten Sukoharjo.
Kualifikasi yang dibutuhkan antara lain pengalaman di bidang marketing, kemampuan mengoperasikan komputer, serta skill komunikasi yang baik.
Para pencari kerja dapat dengan mudah mengakses seluruh informasi ini melalui situs resmi bursakerja.jatengprov.go.id. Pengguna hanya perlu memilih bidang pekerjaan, kota tujuan, dan jenjang pendidikan untuk menemukan lowongan yang paling sesuai.
Langkah digitalisasi ini diharapkan dapat membuat proses rekrutmen berjalan lebih efisien, transparan, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Jawa Tengah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin