- PSIS Semarang memulai ambisi kembali ke kasta utama.
- Laskar Mahesa Jenar pincang tanpa bek asing Ivanovic.
- Persiku Kudus andalkan pengalaman Lerby dan Sandi Sute.
SuaraJawaTengah.id - Genderang perang Championship Series 2025/2026 resmi ditabuh. Bagi PSIS Semarang, laga perdana melawan tim promosi Persiku Kudus di Stadion Jatidiri, Minggu (14/9/2025) malam, bukan sekadar pertandingan pembuka.
Ini adalah ujian pertama bagi ambisi besar mereka untuk segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Laskar Mahesa Jenar menyongsong musim baru dengan optimisme yang membumbung tinggi. Persiapan matang dan kondisi skuad yang prima menjadi modal utama.
Namun, perjalanan mereka dipastikan tidak akan mulus sejak peluit pertama dibunyikan. Ujian datang lebih awal saat tembok pertahanan mereka dipastikan keropos.
Pelatih PSIS, Kahudi Wahyu, mengonfirmasi timnya harus tampil tanpa bek asing tangguh asal Montenegro, Marco Ivanovic.
Kehadiran pemain bertinggi 1,94 meter itu sejatinya diharapkan menjadi komando di lini belakang, namun skorsing kartu merah dari musim sebelumnya memaksa sang pelatih putar otak.
"Marco Ivanovic akan absen, dia masih harus menjalani larangan bermain setelah menerima kartu merah saat membela Gresik United di laga terakhir musim kemarin," ucap Kahudi dalam konferensi pers di Stadion Jatidiri, Sabtu (13/9/2025).
Meski begitu, Kahudi menegaskan kehilangan satu pemain pilar tidak akan meruntuhkan mental timnya. Ia percaya, pelapis yang disiapkan memiliki kualitas sepadan untuk meredam gempuran lawan.
"Tapi tidak ada masalah, kami mencoba untuk menyiapkan penggantinya dan saya lihat penggantinya juga cukup siap untuk pertandingan besok," sambungnya penuh keyakinan.
Baca Juga: Diragukan Bisa Tampil Solid, Ini Jawaban Pelatih PSIS Semarang: Izinkan Kami Berproses
Di seberang kubu, Persiku Kudus datang ke Semarang bukan sebagai tim hore. Meski berstatus tim promosi, Macan Muria telah berbenah serius. Mereka mendatangkan sejumlah pemain sarat pengalaman di Liga 1 untuk menambah daya gedor dan keseimbangan tim.
Nama-nama seperti mantan striker Timnas Indonesia, Lerby Eliandry, dan gelandang pengangkut air, Sandi Sute, menjadi bukti keseriusan Persiku untuk bersaing.
Pengalaman segudang para legiun veteran ini menjadi ancaman nyata yang diwaspadai betul oleh kubu tuan rumah.
"Mereka juga banyak mendatangkan pemain berpengalaman seperti Lerby Eliandry, juga Sandi Sute. Tapi mereka juga bukan tanpa celah, dan itu akan coba kita maksimalkan di laga nanti," ungkap Kahudi saat menganalisis kekuatan lawan.
Kendati demikian, sang pelatih menekankan agar para pemainnya tidak terlalu silau dengan nama besar di skuad lawan dan lebih fokus pada kekuatan tim sendiri. "Kita lebih konsen ke persiapan kita," tandasnya.
Semangat juang serupa disuarakan perwakilan pemain, Ahmad Syiha Buddin. Ia menegaskan bahwa seluruh penggawa Laskar Mahesa Jenar siap tempur demi mengamankan tiga poin krusial di kandang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Bukan Sekadar Pindah Markas, Ini Alasan Java United Dibawa ke Semarang
-
Jateng Diibaratkan Gadis Cantik, Exco PSSI Khairul Anwar Siap Maju Calonkan Diri Pimpin PSSI Jateng
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Satu Menyerang, Satu Bertahan: Kisah Pemain Kembar yang Bersinar di MLSC Semarang
-
Aktivis Muda NU Hendriyanto Attan Sandang Gelar Kanjeng Raden Haryo dari Keraton Surakarta