- Harga tiket PSIS vs Persiku Rp55 ribu & Rp100 ribu.
- Pembelian tiket laga ini wajib menggunakan KTP Semarang.
- Satu KTP hanya berlaku untuk satu tiket pertandingan.
SuaraJawaTengah.id - Kabar gembira bagi para pendukung Laskar Mahesa Jenar. Panitia Pelaksana (Panpel) PSIS Semarang secara resmi telah mengumumkan harga tiket untuk pertandingan krusial menghadapi Persiku Kudus dalam lanjutan kompetisi Championship.
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Jatidiri, Semarang pada Minggu (14/9/2025) pukul 19.00 WIB ini diprediksi akan menyedot animo besar suporter tuan rumah.
Bagi Anda yang berencana memberikan dukungan langsung, Panpel PSIS telah menetapkan dua kategori harga tiket. Untuk tribun barat, tiket dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp55 ribu.
Sementara itu, bagi penonton yang menginginkan kenyamanan lebih di tribun VIP, tiket dijual seharga Rp100 ribu.
Namun, para suporter diharap untuk bersabar. Penjualan tiket belum dibuka secara resmi. Pihak Panpel PSIS menegaskan masih menunggu turunnya surat rekomendasi (rekom) dari pihak keamanan sebelum memulai penjualan di empat ticket box yang telah disiapkan.
Ketua Panpel PSIS, Agung Buwono, menjelaskan bahwa penetapan harga tersebut telah melalui berbagai pertimbangan dan perhitungan matang dari manajemen klub untuk kompetisi sekelas Championship.
"Tiket akan kami jual setelah rekom keluar. Harganya 55ribu untuk barat biasa dan 100ribu untuk barat VIP sesuai perhitungan kami PSIS di kompetisi Championship. Monggo warga Kota Semarang yang akan membeli setelah rekom keluar akan kami mulai jual di empat ticket box yang tersedia dan setelah semuanya clear akan kami rilis di media sosial resmi PSIS," ujar Agung Buwono pada Kamis (11/9/2025).
Aturan Ketat Pembelian Tiket
Poin terpenting yang wajib diperhatikan oleh calon penonton adalah adanya syarat dan aturan ketat saat pembelian tiket. Aturan ini diberlakukan sebagai imbas dari masih berlakunya larangan suporter tamu untuk hadir di stadion.
Baca Juga: PSIS Tunjuk Kahudi Wahyu sebagai Pelatih Kepala, Fokus Bangun Kerangka Tim Lokal Jelang Liga 2
Panpel PSIS secara tegas memberlakukan aturan bahwa pembelian tiket hanya bisa dilakukan oleh warga dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) domisili Semarang.
Nantinya, akan ada proses screening identitas yang ketat di pintu masuk stadion untuk memverifikasi data penonton.
Tidak hanya itu, untuk mencegah praktik percaloan dan memastikan distribusi tiket yang merata, Panpel juga menerapkan kebijakan "satu KTP untuk satu tiket".
Artinya, satu identitas hanya bisa digunakan untuk membeli satu lembar tiket pertandingan.
Bagi suporter di bawah umur yang belum memiliki KTP, Panpel meminta untuk membawa Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti identitas saat melakukan pembelian tiket.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan semua penonton yang masuk ke stadion dapat terdata dengan baik dan sesuai dengan regulasi keamanan yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan