- BRI Purwodadi memberikan dukungan penuh untuk Koperasi Merah Putih demi penguatan ekonomi desa.
- Dukungan mencakup pembiayaan khusus, pelatihan pengurus, dan perluasan layanan via AgenBRILink.
- Tujuan utamanya adalah menjadikan koperasi motor penggerak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
SuaraJawaTengah.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui kantor cabangnya di Purwodadi menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong ekonomi kerakyatan dengan memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Koperasi Merah Putih.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
Dukungan komprehensif ini sejalan dengan peran BRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengakselerasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara nasional.
Branch Office Head BRI Purwodadi, Stefanus Juarto yang diwakili Hana Kurniawan, Manajer Bisnis Mikro Branch Office Purwodadi menegaskan fokus BRI adalah untuk menjadikan koperasi sebagai motor penggerak utama ekonomi lokal.
"Dukungan BRI terhadap Koperasi Merah Putih meliputi penyediaan akses pembiayaan yang sehat melalui skema khusus, pemberdayaan pengurus koperasi melalui pelatihan, dan pelayanan keuangan yang luas melalui jaringan AgenBRILink yang tersebar di desa-desa," ujar Hana Kurniawan.
Ia menambahkan, "Tujuannya adalah untuk menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa."
Skema Dukungan Berlapis dari BRI
Untuk memastikan Koperasi Merah Putih di wilayah Purwodadi dapat tumbuh berkelanjutan, BRI telah merancang model dukungan yang menyentuh berbagai aspek fundamental.
Pertama, dari sisi Akses Pembiayaan. BRI menyediakan model pembiayaan yang sehat, aman, dan disesuaikan dengan skala usaha masing-masing koperasi.
Baca Juga: Sinergi BRI Semarang Ahmad Yani dan RSIGM Sultan Agung Teken MOU Luxury Mobile Dental Care
Skema ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan modal kerja sehingga koperasi dapat mengoptimalkan potensi ekonomi lokal tanpa terbebani oleh risiko pembiayaan yang tidak sehat.
Kedua, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia. BRI tidak hanya memberikan modal, tetapi juga investasi dalam bentuk peningkatan kapasitas pengurus koperasi.
Program sosialisasi dan pelatihan intensif digelar untuk membekali para pengurus dengan kemampuan manajerial yang profesional, terutama dalam hal penyusunan proposal bisnis yang bankable dan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
Ketiga, Perluasan Akses Layanan Keuangan Digital. Di sinilah peran krusial AgenBRILink. Kehadiran AgenBRILink yang tersebar hingga ke pelosok desa menjadi perpanjangan tangan layanan perbankan BRI bagi koperasi dan anggotanya.
Melalui AgenBRILink, anggota koperasi dapat dengan mudah melakukan berbagai transaksi, mulai dari setor dan tarik tunai, pembayaran tagihan listrik dan air, hingga pembayaran cicilan.
Ini secara efektif memangkas jarak dan biaya yang sebelumnya menjadi hambatan bagi masyarakat desa untuk mengakses layanan keuangan formal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah