- Weton Kliwon dianggap memiliki getaran spiritual terkuat yang kerap diuji di masa muda.
- Primbon Jawa menyebut perjalanan hidup Kliwon sebagai "lakuning batin" atau perjalanan batiniah.
- Tanda-tanda alam semesta akan muncul saat pintu rezeki Weton Kliwon mulai terbuka lebar.
SuaraJawaTengah.id - Pernahkah Anda merasa hidup berjalan di tempat, segala usaha terasa sia-sia, dan pintu rezeki seakan tertutup rapat? Bagi mereka yang lahir pada hari pasaran Kliwon, kondisi ini mungkin terasa sangat akrab.
Namun, menurut kepercayaan dalam Primbon Jawa, masa-masa sulit tersebut bukanlah kutukan, melainkan sebuah proses penempaan batin sebelum gerbang rezeki terbuka lebar.
Dalam tradisi Kejawen, hari Kliwon memiliki posisi yang sangat istimewa.
Kanal YouTube Ngaos Jawa dalam salah satu kontennya menjelaskan bahwa Kliwon memiliki daya spiritual paling kuat di antara lima hari pasaran lainnya.
"Dalam hitungan Jawa, pasaran Kliwon dikenal sebagai hari yang memiliki getaran spiritual paling kuat di antara lima pasaran. Hari ini membawa daya mistik, ketajaman batin, dan perlindungan dari kekuatan gaib," ungkap narator dalam video tersebut dikutip pada Selasa (14/10/2025).
Kekuatan besar ini, bagaimanapun, selalu datang dengan ujian yang setimpal.
Orang dengan weton Kliwon kerap menjalani masa muda yang penuh cobaan dan perjuangan. Ini bukanlah pertanda nasib buruk, melainkan proses yang disebut "lakuning batin".
"Dalam primbon Jawa disebutkan, ‘Kliwon iku lakuning batin’," jelas narasi video itu.
Artinya, perjalanan hidup orang Kliwon adalah sebuah perjalanan batiniah yang diuji dalam kesabaran dan keikhlasan.
Baca Juga: Cek Tanggal Lahirmu! 6 Tanggal Ini Diramal Punya Jalan Sukses Mulus dan Kaya Menurut Primbon Jawa
Masa Gelap Sebelum Terang
Masa-masa sulit yang dialami pemilik weton Kliwon sering digambarkan sebagai fase "digembleng urip" atau penempaan hidup.
Kegagalan, kesulitan, dan rasa sakit hati yang datang silih berganti adalah cara alam semesta membersihkan energi negatif dan menempa jiwa mereka menjadi lebih kuat, tajam, dan bijaksana.
Ibarat pusaka yang harus ditempa berulang kali sebelum menjadi sakti, jiwa orang Kliwon pun demikian.
"Hidup orang Kliwon jarang berjalan mulus di awal. Sejak kecil, banyak di antara mereka sudah akrab dengan rasa kekurangan dan perjuangan," papar video dari Ngaos Jawa.
"Setiap kegagalan yang datang, setiap kesulitan yang menimpa, semuanya adalah bagian dari proses menuju kematangan batin."
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah