Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat program Pelayanan Dokter Spesialis Keliling (Speling) di Desa Pidodo Kulon, Kendal pada Rabu (15/10/2025). [Dok Humas]
Baca 10 detik
- Warga Kendal antusias sambut layanan dokter spesialis keliling (Speling) gratis dari Pemprov Jateng.
- Program ini sangat membantu penderita penyakit kronis seperti Jamsari yang 15 tahun melawan diabetes.
- Gubernur Luthfi sebut Speling adalah bukti nyata pemerintah hadir meratakan akses kesehatan ke pelosok.
Luthfi menambahkan, inisiatif ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memperluas akses kesehatan gratis, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari fasilitas medis memadai. Temuan kasus TBC dan penyakit tidak menular lainnya di lokasi akan segera ditindaklanjuti secara serius.
“Kami juga menemukan beberapa kasus TBC dan penyakit tidak menular lainnya. Nanti akan kami lakukan pelacakan dan pendampingan, agar masyarakat bisa pulih bersama-sama,” ujar Luthfi.
Selain Speling, dalam acara tersebut Pemprov Jateng juga menyalurkan bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD), serta menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang disambut antusias oleh ratusan warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD
-
Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Dibongkar, KAI Segera Turun Cek Kondisi
-
Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Malah Dibongkar untuk Perkantoran
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026