- Jawa Tengah menjadi provinsi dengan ekspor ekraf terbesar kedua nasional, mencapai Rp53 triliun pada semester I-2025.
- Investasi sektor ekraf di Jawa Tengah menempati posisi ketiga nasional, dengan Rp11,45 triliun pada semester I-2025.
- Pemprov Jateng aktif mendukung ekraf melalui pengembangan SDM, program Kecamatan Berdaya, dan fasilitasi KUR Bank Jateng.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengungkapkan bahwa salah satu mimpi besar Jawa Tengah adalah menjadi provinsi kreatif terdepan di Indonesia.
"Ekonomi kreatif ini tidak terikat waktu, tempat, maupun umur. Ekonomi kreatif ini sudah menjadi back bone-nya (tulang punggung) ekonomi Jawa Tengah," katanya.
Berbagai upaya telah digulirkan Pemprov Jateng, mulai dari pengembangan SDM, pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi pelaku ekraf, hingga dukungan sosialisasi dan sertifikasi HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual).
Inisiatif lain termasuk menjembatani pembentukan kabupaten/kota kreatif, mendorong pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), serta memberi ruang bagi pegiat ekraf untuk berekspresi dan membangun jejaring melalui event reguler.
Langkah terbaru yang patut dicatat adalah program Kecamatan Berdaya, di mana 150 pilot project telah diluncurkan.
Program ini menjadikan kecamatan sebagai sentra pengembangan ekraf yang mengakomodir pegiat dari desa-desa.
"Kecamatan ditunjuk untuk kegiatan-kegiatan memberdayakan masyarakat. Termasuk kegiatan-kegiatan yang sentralnya di kecamatan untuk menampung ekonomi kreatif yang ada di desa. Di kecamatan kita gunakan untuk pembinaan ekonomi kreatif," jelas Luthfi.
Dari sisi permodalan, Bank Jateng juga siap memfasilitasi melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR), memastikan akses permodalan bagi pelaku ekraf.
Baca Juga: Gubernur Luthfi Ultimatum PU, Ancam Turunkan TNI jika Lamban: Kaligawe Kudu Asat!
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!
-
Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen
-
MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman
-
Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang