Transisi energi yang masif di sektor industri ini juga tidak lepas dari peran krusial PT PLN (Persero) dalam menyediakan infrastruktur dan kebijakan pendukung.
Daniel Lestanto, Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PT PLN (Persero), menegaskan komitmen perusahaan dengan adanya rekomposisi kuota PLTS Atap yang diakomodasi dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN, di mana hingga 2028, terdapat kuota pembangkitan PLTS Atap hingga 2 GWP.
Tingginya minat industri terlihat dari data PLN. "Kami punya daftar tunggu sekitar 375 MWP. Artinya, demand-nya itu sudah ada dan harus bisa kami angkut semua, supaya bisa tercover. Harapan kami, industri-industri lain bisa mengikuti [langkah] CCEP Indonesia karena energi bersih itu menjadi tanggungjawab kita sendiri," ucap Daniel.
Hingga September 2025, daya terpasang dari fasilitas PLTS Atap secara nasional telah mencapai 708 MWP, dengan 567 MWP di antaranya berasal dari sektor industri.
Di Jawa Tengah sendiri, Daniel mencatat ada sekitar 2.000-2.500 industri yang telah memanfaatkan PLTS Atap.
Direktur Public Affairs, Communications, and Sustainability CCEP Indonesia, Lucia Karina, memastikan bahwa inisiatif energi bersih tidak hanya terbatas pada pemanfaatan panel surya.
"[Pemanfaatan] Solar panel kami sedang mencoba kolaborasi dengan kawasan industri, karena ada satu pabrik lagi di kawasan industri yang coba kami kerjasamakan untuk memasang PLTS Atap. Tetapi yang pasti, inisiatif keberlanjutan itu tetap ada, tidak cuma di solar panel, mungkin juga yang lain akan terus kami coba, kami asses kira-kira mana yang paling pas," tutup Karina.
Langkah kolaboratif ini memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai provinsi yang proaktif dalam mendukung target emisi nasional dan membuka peluang ekonomi hijau.
Baca Juga: Banjir Kaligawe Semarang Surut, Proyek Pengendalian Jangka Panjang Dikebut
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Galaxy AI di Samsung Galaxy S26 Series untuk AI Photo dan Video Editing Seperti Content Creator
-
Sarif Abdillah: Negara Harus Bela Nelayan Kecil Soal Solar Subsidi
-
Ahmad Luthfi Ancam 'Sikat Habis' Tambang Ilegal di Jateng Tanpa Pandang Bulu
-
Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Semarang: Polisi Tunggu Laporan Korban
-
Gara-gara Pengasuh Cabul, Kemenag Bekukan Penerimaan Santri Baru di Ponpes Al Anwar Jepara