- BRI menjadi sponsor utama Lari Ikut Aruss 2025 di Semarang, memperkuat kemitraan dan sinergi Sport Tourism.
- Acara fun run ke-4 ini sukses menjaring 600 peserta dan menambah kategori lari 7K karena antusiasme publik.
- Dukungan BRI bertujuan meningkatkan kesadaran olahraga dan kesehatan di komunitas, dengan hadiah utama trip 3 negara.
SuaraJawaTengah.id - Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan komunitas dan gaya hidup sehat di Indonesia, kali ini melalui partisipasinya sebagai sponsor utama dalam ajang "Lari Ikut Aruss 2025" yang digelar pada Minggu (9/11/2025) di Semarang.
Acara fun run tahunan yang diselenggarakan oleh Hotel Aruss ini sukses menarik ratusan peserta dan sekaligus menjadi penanda sinergi antara sektor keuangan dan industri pariwisata.
Menurut Regional Funding and Transaction Head BRI Regional 10 Semarang, Fransisca Endah Kusumastuti, keterlibatan BRI dalam acara tersebut didasari oleh kemitraan yang kuat dengan pihak penyelenggara.
"Hari ini BRI terlibat ikut sponsor di acara RUN Aruss, karena kita juga sudah bermitra, supaya kita menjalin kemitraan dengan Hotel Aruss," ujar Fransisca Endah Kusumastuti.
Lebih dari sekadar kemitraan bisnis, dukungan BRI pada ajang ini memiliki misi untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya kesehatan dan kebugaran.
Kegiatan lari yang melibatkan banyak orang dianggap efektif untuk mencapai tujuan tersebut.
"Event-event kayak gini melibatkan banyak orang, kita pengennya makin banyak acara, temen-temen punya kesadaran yang lebih untuk olahraga, kesehatan, kebugaran, ketemu banyak teman, dan happy, ya mungkin akan lebih fun," jelas Fransisca.
Sementara itu, General Manager Hotel Aruss Semarang, Sendek Prawinko, mengungkapkan bahwa Lari Ikut Aruss tahun 2025 ini merupakan penyelenggaraan yang keempat, menandai pertumbuhan signifikan dari tahun ke tahun.
Tahun ini, pihak penyelenggara menambah kategori jarak untuk mengakomodasi antusiasme peserta yang terus meningkat.
Baca Juga: BRI Peduli Sulap Alun-Alun Sumowono dengan Pujasera Modern, Dongkrak Ekonomi Lokal!
"Ini event FUN RUN ke-4 dari Aruss, bedanya tahun lalu biasanya 5K kemarin banyak yang minta nambah, tahun ini ada 7K," kata Sendek Prawinko.
Peningkatan minat peserta terlihat jelas dari data partisipasi. Dari 450 peserta di tahun 2022, jumlah tersebut terus meningkat menjadi sekitar 600 peserta di tahun 2025, angka yang disebut Sendek sebagai batas maksimal mengingat area pelaksanaan.
Bahkan, beberapa peserta tercatat rutin mengikuti acara ini selama empat kali berturut-turut.
Kolaborasi dengan BRI tahun ini juga diperkuat dengan semangat untuk mendukung gerakan Sport Tourism di Semarang.
"Tahun ini kami Bersama BRI, kita mendukung pariwisata, kita ingin mendukung Sport Tourism di Semarang," tegas Sendek Prawinko.
Untuk memeriahkan ajang tersebut, penyelenggara juga meningkatkan daya tarik hadiah utama. Jika tahun sebelumnya hadiah utama berupa liburan ke Bali, tahun ini pemenang akan mendapatkan paket liburan ke tiga negara sekaligus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris