- Jurusan Hukum, Akuntansi, dan Keuangan sangat dibutuhkan karena berperan vital dalam penyusunan regulasi, pengelolaan, serta pengawasan ketat anggaran negara.
- Formasi besar lainnya meliputi bidang Pendidikan (guru), Ilmu Pemerintahan, serta Administrasi Publik untuk mendukung operasional dan kebijakan di seluruh lini birokrasi pemerintah.
- Sektor kesehatan (Keperawatan, Kedokteran, Farmasi) dan Teknologi Informasi juga mengalami peningkatan permintaan signifikan seiring digitalisasi dan kebutuhan layanan publik dasar.
4. Ilmu Pemerintahan
Sesuai namanya, ilmu ini mempelajari bagaimana sistem pemerintahan bekerja. Lulusan ilmu pemerintahan banyak dibutuhkan untuk jabatan analis kebijakan, staf pemerintahan desa, hingga perencana pembangunan daerah. Peran mereka lebih bersifat konseptual karena memahami seluk beluk administrasi negara.
Lulusan sekolah kedinasan seperti IPDN juga berasal dari rumpun ini. Tidak mengherankan jika banyak alumni ilmu pemerintahan memiliki posisi strategis dalam birokrasi.
5. Pendidikan dan Keguruan
Rumpun pendidikan tetap menduduki formasi terbesar dalam seleksi ASN. Kebutuhan guru di sekolah negeri masih sangat tinggi terutama guru SD yang banyak dipenuhi oleh lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
Banyak daerah masih kekurangan guru ASN sehingga peluang formasi tenaga pendidik selalu melimpah. Tidak jarang, universitas seperti Universitas Terbuka menjadi kampus dengan jumlah alumni ASN terbanyak karena banyak mencetak guru.
6. Administrasi Publik
Jurusan ini sering dianggap sebagai saudara dari manajemen, tetapi fokusnya pada pengelolaan institusi publik. Lulusan administrasi publik dipersiapkan sebagai administrator pemerintahan yang memahami manajemen birokrasi, transparansi, tata kelola pelayanan publik, serta perencanaan pembangunan.
Peluangnya tidak hanya di tingkat pusat, tetapi juga di pemerintah daerah, badan layanan umum, dan lembaga regulator.
Baca Juga: ASN Kota Semarang Diduga Lecehkan Gadis 19 Tahun di Mobil Dinas: Pengakuan Korban Viral!
7. Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Digitalisasi pemerintahan membuka permintaan besar terhadap SDM IT. Instansi membutuhkan tenaga IT untuk mengelola jaringan, aplikasi internal, keamanan sistem, hingga transformasi layanan publik berbasis digital.
Formasi untuk sistem analis, programmer, dan pranata komputer semakin sering muncul. Bagi lulusan IT, peluang karier di pemerintahan cukup luas karena hampir semua lembaga memiliki kebutuhan serupa.
8. Keperawatan
Layanan kesehatan pemerintah seperti rumah sakit daerah, rumah sakit vertikal, hingga puskesmas membutuhkan banyak perawat. Profesi ini berada di garis depan pelayanan medis dan memiliki formasi yang cukup rutin dalam rekrutmen ASN.
Rasio perawat selalu lebih besar dibanding dokter sehingga peluangnya pun lebih luas. Selain itu, banyak fasilitas kesehatan di daerah masih kekurangan tenaga keperawatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
BMKG Peringatkan Potensi Karhutla di Jateng, Suhu Semarang Bisa Capai 37 Derajat
-
244 Personel Padamkan Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Helikopter Water Bombing Diupayakan
-
Bukan Sekadar Cari Cuan, BRILINKERS Semarang A.Yani Perkuat Solidaritas dan Berbagi Peluang Usaha
-
Demi Keuntungan, BBM dan LPG Subsidi Diduga Diselewengkan, 3 Kasus Dibongkar di Jateng
-
KPK: Fee Proyek Rp1,9 Miliar Diduga Dipakai Bupati Klaten Bayar Utang Pilkada