- Tim SAR gabungan menemukan korban tanah longsor bernama Yuni di Worksite B-1 pada Jumat (14/11/2025) pukul 10.43 WIB.
- Bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Cilacap, dipicu hujan deras pada Kamis (13/11/2025) malam, menimpa Dusun Tarukahan dan Cibuyut.
- Setelah evakuasi Yuni, total 20 korban masih dilaporkan tertimbun material longsoran yang sedang difokuskan pencariannya.
SuaraJawaTengah.id - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan satu lagi korban bencana tanah longsor yang memorak-porandakan Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Korban yang teridentifikasi bernama Yuni ditemukan dalam kondisi tragis, menambah daftar duka dari peristiwa nahas tersebut.
Penemuan ini menjadi titik krusial dalam operasi pencarian yang masih terus berlangsung, di mana 20 orang lainnya dilaporkan masih tertimbun material longsoran.
On Scene Coordinator (OSC) Kantor SAR Cilacap, Priyo Prayudha Utama, memberikan keterangan langsung dari lokasi. Menurutnya, jenazah Yuni ditemukan di area yang disebut Worksite B-1 pada Jumat (14/11/2025) sekitar pukul 10.43 WIB.
Proses evakuasi berlangsung dramatis dan penuh tantangan. Tim harus bekerja ekstra hati-hati menyingkirkan material longsor yang tebal sebelum dapat mengangkat tubuh korban.
"Korban berhasil dievakuasi pada pukul 10.56 WIB dan langsung dibawa ke RSUD Majenang,” kata Priyo di Desa Cibeunying dikutip dari ANTARA.
Bencana tanah longsor ini terjadi pada Kamis (13/11/2025) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut diduga menjadi pemicu longsor yang menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying.
Data awal mencatat total 46 warga menjadi korban, dengan rincian 23 orang berhasil selamat, dua orang ditemukan meninggal dunia, dan 21 orang dilaporkan hilang. Dengan ditemukannya Yuni, maka jumlah korban meninggal bertambah dan daftar orang hilang menyusut.
Baca Juga: Cuan di Pekan Ini! 4 Link DANA Kaget Siap Bikin Dompet Tebal, Berpeluang Raih Rp 290 Ribu!
"Dengan temuan terbaru ini, pembaruan data menunjukkan total 20 orang masih dalam pencarian, terdiri atas tujuh warga Dusun Tarukuhan dan 13 warga Dusun Cibuyut," tegas Priyo.
Saat ini, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Cilacap, Basarnas, TNI, Polri, serta para sukarelawan memfokuskan operasi pencarian di lima titik krusial yang diyakini menjadi lokasi para korban tertimbun.
Kelima titik tersebut adalah Worksite A-1 dengan tiga orang dalam pencarian, A-2 (tujuh orang), A-3 (empat orang), B-1 (empat orang sebelum Yuni ditemukan), dan B-2 (tiga orang). Operasi besar-besaran ini dilakukan dengan tetap mengedepankan keselamatan para personel di tengah kondisi medan yang masih labil dan berbahaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Semarang Barat Dikepung Banjir: Tanggul Plumbon Jebol, Lansia Hanyut
-
Tragedi Banjir Semarang: Remaja Putri 15 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Silandak
-
Prakiraan Cuaca Sabtu: Semarang dan Seluruh Wilayah Jawa Tengah Diguyur Hujan Ringan Merata
-
Peluang Eks-Santri Ndholo Kusumo Ditampung di Sekolah Rakyat? Begini Penjelasan Mensos
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Investasi Berdampak Nyata untuk Ekonomi Kreatif