- BMKG memprakirakan Semarang, Bandung, dan Surabaya berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang pada hari Jumat.
- Indonesia memasuki periode peningkatan curah hujan signifikan yang menandai peralihan menuju puncak musim hujan mendatang.
- La Nina lemah diprediksi bertahan hingga Maret 2026, BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
SuaraJawaTengah.id - Warga Semarang diimbau untuk waspada dan menyiapkan perlengkapan pelindung hujan saat beraktivitas di luar ruangan hari ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan ibu kota Jawa Tengah ini berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Jumat.
Prakiraan cuaca ini menempatkan Semarang bersama kota besar lainnya di Pulau Jawa, seperti Bandung dan Surabaya, yang juga berpotensi mengalami kondisi serupa.
Sementara itu, wilayah lain seperti Banten, Jakarta, dan Yogyakarta diprediksi akan lebih banyak diselimuti awan tebal sepanjang hari. Kondisi cuaca yang dinamis ini menandai masuknya Indonesia ke periode musim hujan yang lebih intens.
Secara nasional, BMKG merilis peringatan dini cuaca yang menunjukkan potensi hujan di mayoritas kota besar.
Di wilayah Sumatra, hujan ringan hingga sedang diperkirakan akan turun di Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, hingga Bandar Lampung.
“Aceh diprakirakan berawan tebal,” ujar Prakirawan BMKG Zen Putri dalam siaran cuaca yang diikuti dari Jakarta.
Kewaspadaan lebih tinggi perlu ditingkatkan di Pulau Kalimantan. Kota Pontianak, Banjarmasin, dan Tanjung Selor berpotensi diguyur hujan deras yang dapat disertai petir.
Sementara hujan ringan diprediksi terjadi di Samarinda dan Palangkaraya. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang juga diperkirakan merata di seluruh kota besar di Sulawesi serta wilayah Indonesia paling timur seperti Ternate, Ambon, hingga Jayapura.
Baca Juga: Dorong Pelaku UMKM, BRI Regional Office Semarang Salurkan KUR Rp14,02 Triliun hingga Oktober 2025
Peralihan Menuju Puncak Musim Hujan
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan bahwa saat ini Indonesia tengah memasuki periode peningkatan curah hujan. Hal ini menjadi penanda penting peralihan menuju puncak musim hujan yang akan datang.
Berdasarkan analisis data selama tiga bulan terakhir, curah hujan di berbagai wilayah terus mengalami kenaikan yang signifikan.
Peningkatan curah hujan ini juga dipengaruhi oleh fenomena La Nina lemah yang saat ini tengah berlangsung. BMKG memprediksi fenomena iklim global ini akan bertahan cukup lama, yakni hingga Maret 2026.
Meski demikian, Teuku Faisal menegaskan dampaknya tidak akan terlalu signifikan terhadap penambahan curah hujan saat puncak musim hujan nanti.
“La Nina lemah akan bertahan hingga awal tahun 2026, namun pada puncak musim hujan dampaknya terhadap penambahan curah hujan tidak terlalu signifikan. Meski begitu, curah hujan tinggi pada periode tersebut tetap perlu diwaspadai,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengawali Pekan, Semarang dan Wilayah Jateng Lainnya Diprakirakan Diguyur Hujan Ringan Hari Ini
-
Jelang Iduladha 2026, Muhammadiyah Semarang Siapkan 50 Lokasi Salat Ied Tersebar di Penjuru Kota
-
Ada Tempat Hiling Baru, 23 Semarang Shopping Center Resmi Buka dengan Konsep Oase yang Bikin Fomo
-
Dampingi Prabowo Panen Raya, Ahmad Luthfi Sebut Budidaya Udang Memiliki Prospek Bagus
-
Sambut Demam World Cup, adidas Buka Toko Terbesar di Jateng Berkonsep 'Home of Sport' di Semarang