- Langkah penting saat banjir meliputi melindungi kaki dari air tercemar kuman dan memindahkan barang berharga dari area rendah.
- Prioritaskan pengamanan sumber listrik dengan menaikkan stop kontak atau mematikan aliran dari MCB demi keselamatan.
- Setelah air surut, lakukan pembersihan lumpur segera dan pastikan semua barang elektronik benar-benar kering sebelum dinyalakan.
6. Beri pemberat pada kulkas
Ketika air banjir tinggi dan arus cukup kuat, kulkas bisa terbalik atau bergeser bahkan dalam posisi berdiri. Beri beban berat di bagian atas kulkas agar tetap stabil. Langkah kecil ini dapat menghindarkan kerusakan besar dan biaya perbaikan yang mahal.
7. Berikan aktivitas untuk anak
Banjir bisa menimbulkan rasa takut dan kebosanan pada anak anak. Alihkan perhatian mereka dengan permainan sederhana agar tetap tenang. Lingkungan rumah yang kondusif dan tidak panik akan membantu seluruh keluarga fokus menghadapi keadaan darurat.
8. Siapkan makanan yang praktis
Dapur mungkin tidak dapat digunakan selama banjir berlangsung. Siapkan makanan praktis yang mudah diolah seperti roti, mi instan, atau donat kentang. Makanan cepat saji memastikan seluruh anggota keluarga tetap memiliki tenaga tanpa perlu proses memasak yang rumit.
9. Bersihkan lumpur setelah air surut
Saat air mulai turun, dorong lumpur keluar menggunakan alat penyedot air sederhana atau penyerok karet. Membersihkan secepat mungkin membantu mencegah bau, jamur, dan kerusakan struktur pada lantai serta dinding. Buka pintu dan jendela agar sirkulasi udara membantu mempercepat pengeringan.
10. Biarkan elektronik dan kendaraan kering total
Baca Juga: Bukan Hanya Surplus! Ini Komitmen Gubernur Luthfi untuk Jadikan Jateng 'Benteng' Pangan Nasional
Motor, mobil, kulkas, mesin cuci, dispenser, dan perangkat elektronik lainnya jangan langsung dinyalakan setelah terendam. Diamkan selama minimal satu hari penuh atau bawa ke teknisi profesional. Menyalakan perangkat yang masih basah dapat menyebabkan korsleting dan kerusakan permanen.
Menghadapi banjir yang masuk ke dalam rumah membutuhkan ketenangan, kecepatan bertindak, dan strategi yang tepat.
Menjaga diri dari paparan air tercemar, memindahkan barang barang penting, mengamankan listrik, menjaga kondisi anak, menyiapkan makanan, serta melakukan pembersihan setelah air surut adalah langkah langkah utama yang dapat membantu mengendalikan situasi.
Semoga panduan ini bermanfaat dan dapat menjadi acuan bagi siapa saja yang tinggal di wilayah rawan banjir. Dengan persiapan yang baik, risiko kerugian dapat ditekan dan keselamatan keluarga tetap terjaga.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
BRILink Agen di Bakauheni, Bukti Usaha Mikro Bisa Jadi Solusi Keuangan Masyarakat
-
D'Kambodja Heritage by Anne Avantie Sukses Bersama BRI
-
Pemerintah Kebut Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Banten dan Jawa Tengah
-
Desa BRILiaN Tompobulu: Bukti Sinergi Potensi Lokal dan Digitalisasi Tumbuhkan Ekonomi Berkelanjutan
-
Mengenal Kegunaan Sahabat-AI: Platform yang Bisa Bantu Coding, Bikin Video, dan Analisis Data