- Desainer Anne Avantie merambah bisnis kuliner dengan membuka Toko Kuweh The Kambodja di Semarang.
- BRI mendukung penuh UMKM ini melalui permodalan, pendampingan, dan digitalisasi pembayaran transaksi.
- Tujuan utama bisnis ini adalah melestarikan jajanan pasar legendaris dengan kemasan modern dan berkelas.
SuaraJawaTengah.id - Dikenal sebagai maestro kebaya yang mendunia, Anne Avantie kini menunjukkan tangan dinginnya di dunia yang berbeda: bisnis kuliner.
Melalui Toko Kuweh The Kambodja, desainer yang akrab disapa Bunda Anne ini berupaya melestarikan cita rasa jajanan pasar legendaris.
Langkahnya ini mendapat dukungan penuh dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI yang konsisten menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Toko Kuweh The Kambodja bukan sekadar toko kue biasa. Berlokasi di Semarang, tempat ini menjadi etalase kekayaan kuliner tradisional yang dikemas secara modern dan berkelas, merefleksikan sentuhan artistik sang pemilik.
Kehadirannya dengan cepat menjadi buah bibir dan ikon kuliner baru di kota tersebut.
Melihat potensi besar ini, BRI sigap mengambil peran sebagai mitra strategis.
Dukungan yang diberikan tidak hanya sebatas akses permodalan, tetapi mencakup penguatan ekosistem bisnis secara menyeluruh, mulai dari digitalisasi pembayaran hingga pendampingan usaha.
Bagi Anne Avantie, kolaborasi dengan BRI menjadi energi baru untuk mewujudkan visinya yang lebih besar.
Ia tidak hanya ingin menjual produk, tetapi juga menciptakan sebuah ruang komunal yang nyaman dan sarat akan nilai budaya.
Baca Juga: Geser Oleh-Oleh Jadul? Lapis Kukus Kekinian Ini Jadi Primadona Baru dari Semarang
“Kedepannya berharap Toko Kuweh The Kambodja bisa menjadi tempat tujuan yang nyaman dan berkolaborasi apabila sedang menjamu tamu atau tempat meeting,” ujar Anne Avantie dalam sebuah kesempatan dikutip pada Selasa (9/12/2025).
Harapan ini sejalan dengan komitmen BRI untuk tidak sekadar memajukan UMKM dari sisi omzet, tetapi juga mengangkat citra dan keberlanjutan usaha tersebut.
Manajer BRI, Sanie Febriyanti, menegaskan bahwa pendampingan terhadap UMKM ikonik seperti The Kambodja adalah bagian dari strategi menjaga denyut perekonomian lokal.
“BRI akan selalu support dan mendukung UMKM-UMKM iconic atau khas di sekitar kita agar tetap terjaga dan roda perekonomian terus berputar,” tegas Sanie.
Dukungan nyata ini terlihat dari implementasi solusi digital seperti QRIS BRI yang memudahkan transaksi non-tunai bagi pelanggan, serta potensi akses ke program pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk ekspansi bisnis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
7 Mobil Bekas Toyota 50 Jutaan yang Cocok untuk Daily Mahasiswa, Irit dan Mudah Dirawat
-
Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 12 Halaman 125132 Kurikulum Merdeka Bab 3 APBN dan APBD
-
7 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan di RSUD Kudus, Korban Rugi Rp25 Juta dan Nama Anggota DPRD Terseret
-
BRI Peduli Pendidikan: Bangun Ruang Kelas Baru MI Riyadlotul Mubtadiin Grobogan
-
Semen Gresik Gelar Aksi Tanam Puluhan Bibit Buah Alpukat Aligator di Area Kebun Hortikultura