- Banjir bandang terjadi di Kabupaten Pati akibat hujan deras, menyebabkan luapan sungai membawa material yang menyumbat jembatan.
- Dampak signifikan mencakup putusnya jembatan penghubung di Kecamatan Gembong dan kerusakan parah rumah warga di Margoyoso.
- BPBD mencatat 48 desa di 12 kecamatan terdampak, dengan status Siaga 2 ditetapkan karena debit air Kali Juana belum surut.
Sebelumnya, banjir bandang juga menerjang wilayah Bulu Manis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Arus air yang deras merusak sejumlah rumah warga, bahkan beberapa di antaranya dilaporkan hancur tersapu banjir.
Selain rumah yang rusak berat, ratusan rumah lainnya terendam lumpur akibat jebolnya tanggul sungai sepanjang kurang lebih 20 meter. Debit air sungai meningkat drastis setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah lereng Pegunungan Muria.
Lumpur tebal mengendap di dalam rumah warga, memaksa mereka melakukan pembersihan secara manual dengan peralatan seadanya.
5. Puluhan Desa Terdampak, Ribuan Warga Merasakan Dampak
BPBD Kabupaten Pati mencatat sedikitnya 48 desa di 12 kecamatan terdampak banjir bandang. Ribuan jiwa dilaporkan merasakan dampak langsung dari peristiwa ini.
Ratusan rumah mengalami kerusakan dengan tingkat beragam, sementara belasan rumah dilaporkan rata dengan tanah. Meski demikian, sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing, meskipun sempat terjadi isolasi di beberapa wilayah akibat akses jalan terputus.
Petugas terus melakukan pendataan kerusakan dan membantu warga terdampak, sembari memantau perkembangan cuaca dan debit air sungai.
6. Warga Berharap Penanganan Segera Dilakukan
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan lanjutan, terutama perbaikan jembatan yang putus dan normalisasi sungai. Infrastruktur yang rusak dinilai sangat vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
Baca Juga: Jelajah Rasa! Ini Daftar Kota di Jawa Tengah yang Jadi Surganya Pecinta Kuliner
Selain itu, warga juga meminta adanya langkah antisipasi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir bandang, mengingat wilayah Pati kerap terdampak luapan sungai saat hujan lebat mengguyur kawasan pegunungan.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Keraton Surakarta Bersolek, 11 Kawasan Bersejarah Dipugar Mulai Agustus
-
Kampanye Mandiri Looping for Life Tampil di Road to INACRAFT Festival 2026
-
Tiga Napiter eks-Jamaah Islamiyah Ikrar Setia NKRI di Lapas Semarang
-
Tambang Ilegal di Jepara Ancam Cadangan Air, Warga Berisiko Krisis Air Bersih
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung