- Reza Pahlavi, putra mahkota terakhir Syah Iran, hidup di pengasingan pasca revolusi 1979 dan mengkritik rezim Teheran.
- Meskipun mantan putra mahkota, ia menolak monarki dan secara vokal mendukung Iran yang demokratis dan sekuler.
- Ia memanfaatkan media sosial secara luas untuk mengadvokasi HAM, kesetaraan gender, serta menyerukan penggulingan rezim.
"Saya tidak mencari takhta. Saya mencari kebebasan untuk rakyat saya," adalah salah satu pesan utamanya. Ini menunjukkan bahwa tujuannya bukan kekuasaan pribadi, melainkan masa depan Iran yang lebih inklusif dan partisipatif.
5. Memiliki Pengaruh Kuat di Media Sosial
Di era digital ini, Reza Pahlavi memanfaatkan media sosial sebagai platform utama untuk menyuarakan pandangannya dan menggalang dukungan.
Ia memiliki jutaan pengikut di berbagai platform, menjadikannya salah satu tokoh oposisi Iran dengan jangkauan terluas. Melalui media sosial, ia dapat berkomunikasi langsung dengan warga Iran di dalam negeri maupun diaspora, membagikan berita, analisis, dan seruan untuk bertindak.
6. Mengadvokasi Hak Asasi Manusia dan Kesetaraan Gender
Salah satu pilar utama perjuangan Reza Pahlavi adalah advokasi hak asasi manusia dan kesetaraan gender. Ia secara konsisten mengecam pelanggaran HAM di Iran dan menyerukan perlindungan hak-hak perempuan serta minoritas.
Isu-isu ini menjadi sangat relevan mengingat protes-protes besar di Iran yang seringkali dipicu oleh isu kebebasan perempuan dan hak-hak sipil.
7. Menyerukan Penggulingan Rezim Iran
Pahlavi tidak hanya mengkritik, tetapi juga secara terang-terangan menyerukan penggulingan rezim Republik Islam Iran. Ia percaya bahwa satu-satunya cara untuk membawa perubahan sejati adalah dengan mengganti sistem pemerintahan yang ada.
Baca Juga: Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah
Seruan ini tentu saja sangat kontroversial dan menempatkannya sebagai musuh utama bagi pemerintah Teheran, namun bagi para pendukungnya, ini adalah panggilan untuk revolusi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran
-
10 Mobil LCGC Terbaik dengan Harga 100 Jutaan yang Wajib Anda Miliki!
-
7 Langkah Cepat Pemprov Jateng Atasi Bencana di Jepara, Kudus, dan Pati
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang