- Pemkab Tegal menetapkan status tanggap darurat 14 hari menyusul banjir bandang melanda objek wisata Guci pada Sabtu.
- Bencana tersebut merusak fasilitas wisata utama dan menghanyutkan tiga jembatan vital, tanpa ada korban jiwa.
- BPBD berencana membangun kembali jembatan dan mendesain ulang kawasan wisata agar lebih aman pascabencana.
SuaraJawaTengah.id - Objek wisata Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kini berstatus tanggap darurat selama 14 hari ke depan. Keputusan ini diambil Pemerintah Kabupaten Tegal menyusul peristiwa banjir bandang yang melanda kawasan tersebut pada Sabtu.
Bencana ini telah menyebabkan kerusakan signifikan pada fasilitas wisata dan menghanyutkan tiga jembatan vital, meskipun beruntungnya tidak ada korban jiwa maupun rumah warga yang terdampak.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, M Afifudin, menjelaskan bahwa penetapan status darurat ini merupakan langkah cepat untuk penanganan kerusakan.
"Kami memastikan tidak ada korban jiwa dan tidak ada rumah yang terdampak, kecuali beberapa fasilitas objek wisata dan tiga jembatan yang hilang. Oleh karena itu, kami menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan untuk penanganan darurat," katanya di Tegal, Sabtu (24/1/2026).
Beberapa fasilitas objek wisata yang mengalami kerusakan parah dan tertutup material banjir adalah Pancoran 13, Pancoran 5, dan Pemandian Air Panas.
Ketiga lokasi ini, yang menjadi daya tarik utama Guci, kini ditutup total untuk masyarakat karena tumpukan material berupa pasir dan batu. Lebih krusial lagi, tiga jembatan dilaporkan hanyut terbawa arus banjir bandang.
Dua jembatan berada di dalam kawasan objek wisata, sementara satu jembatan lainnya merupakan penghubung penting antara Siramp dan Bumijawa.
Putusnya jembatan penghubung ini tentu berdampak besar pada aksesibilitas dan mobilitas warga di wilayah tersebut.
Meskipun curah hujan masih mengguyur di kawasan Guci, debit air Sungai Gung yang melintasi objek wisata tersebut saat ini terpantau normal. Hal ini memberikan sedikit kelegaan di tengah upaya penanganan darurat.
Baca Juga: Wajah Baru Mushola Baiturrokhim, Sentuhan BRI Peduli di Pelosok Tegal
Sebagai langkah ke depan, BPBD Kabupaten Tegal akan berupaya melakukan desain ulang kawasan objek wisata Guci agar lebih aman pasca-bencana.
"Kami mengupayakan melakukan desain kawasan itu lebih aman pasca-bencana. Jembatan akan dibangun lagi setelah puncak hujan selesai atau sekitar pertengahan Februari 2026," jelas Afifudin.
Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya memulihkan, tetapi juga meningkatkan ketahanan kawasan wisata terhadap bencana serupa di masa mendatang.
Sementara itu, Bupati Tegal telah mengarahkan kepada Camat Bojong dan Bumijawa agar masyarakat bisa menggunakan jalan lain sebagai alternatif, mengingat jembatan penghubung masih ditutup.
Selain banjir bandang, 11 lokasi longsor juga terjadi di Sirampg dan Bumijawa hingga menuju wilayah Kabupaten Brebes. Beruntungnya, sisa material longsor yang menumpuk di jalan sudah berhasil dibersihkan oleh tim gabungan dari BPBD, Polri, dan relawan sekitar pukul 13.30 WIB, sehingga jalur tersebut sudah bisa dilalui kendaraan kembali.
Fokus utama saat ini adalah percepatan penanganan kerusakan di objek wisata Guci, pembangunan kembali jembatan yang hanyut, dan memastikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat dan wisatawan setelah bencana ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan