- Ketua Komisi Kejaksaan RI, Pujiyono Suwadi, menyatakan penegakan hukum tegas penting untuk Indonesia Emas 2045, di Batang, Jumat (13/2/2026).
- Ketaatan hukum Indonesia masih lemah dibuktikan Indeks Persepsi Korupsi turun, dengan kerugian negara mencapai triliunan rupiah.
- Praktik impor bensin dari Singapura yang bahan bakunya dari minyak Indonesia merugikan negara sekitar Rp 285 triliun.
Jika praktik-praktik semacam ini bisa diberantas, dana triliunan tersebut bisa dialokasikan untuk pembangunan berkelanjutan, termasuk pendidikan gratis dari SD hingga universitas.
"Makanya maunya presiden dengan pendekatan hukum untuk mengembalikan kedaulatan," kata Prof Puji, mengaitkan visi Prabowo dengan penegakan hukum.
Kepala Kejaksaan Negeri Batang, Raymond Ali, turut menekankan relevansi pembahasan hukum dan ekonomi, khususnya kaitannya dengan korupsi.
"Presiden mengatakan salah satu penyebab negara gagal atau failed state, disebabkan ketidakstabilan ekonomi yang parah dan runtuhnya hukum akibat tingginya tingkat korupsi di negara tersebut. Contoh Somalia, Zimbabwe, Venezuela," tuturnya, memberikan peringatan keras.
Acara yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Batang, Bank Jateng, dan Solusi Indonesia ini juga menghadirkan narasumber lain seperti Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jawa Tengah, Zulkifli Gayo, Pemimpin Bank Jateng Cabang Batang, Sigit Aji Pamungkas, dan Local Hero Petani Jamur beromzet Rp 180 juta, Nur Adilatus Shidqiyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Pasar Otomotif Jateng Menguat, Astra Financial Perluas Akses Pembiayaan di GIIAS Semarang
-
Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965
-
Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah
-
Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona
-
Video Remaja Acungkan Celurit di Underpass Joglo Viral, Polisi Amankan Dua Pelajar