- Puluhan kader PSI Semarang serentak mengundurkan diri pada 22 Februari 2026 akibat pemecatan Ketua DPD tanpa alasan jelas.
- Aksi solidaritas ini melibatkan 13 DPC yang mengembalikan atribut partai sebagai bentuk ketidakpuasan kolektif.
- Kader menuding DPW arogan serta menganggap aksi tersebut mencederai demokrasi dan komunikasi internal partai.
SuaraJawaTengah.id - Gelombang pengunduran diri massal yang melanda Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang pada Minggu malam, 22 Februari 2026, telah mengejutkan banyak pihak.
Puluhan kader dan pengurus dari 13 Dewan Pengurus Cabang (DPC) secara serentak menyatakan sikap mereka di Kantor DPD PSI, Jalan Jagalan, Semarang Tengah.
Peristiwa ini bukan sekadar dinamika internal partai biasa, melainkan menyimpan beberapa fakta penting yang patut dicermati. Berikut adalah 5 fakta kunci di balik pengunduran diri kader PSI Semarang:
1. Pemicu Utama: Pemberhentian Ketua DPD Tanpa Alasan Jelas
Fakta pertama dan paling krusial adalah pemicu utama di balik aksi ini. Para kader secara eksplisit menyatakan kekecewaan mereka terhadap keputusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI yang memberhentikan dan mengganti Ketua DPD PSI Kota Semarang, Bangkit Mahanantyo.
Hanif Nafilah Rozak, Ketua DPC PSI Semarang Utara, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil tanpa alasan yang jelas dan transparan.
Ketidakjelasan ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan pengurus DPC, yang merasa bahwa suara mereka tidak lagi didengar dan dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan strategis partai.
Ini menunjukkan adanya masalah komunikasi dan transparansi yang serius dari tingkat DPW ke DPC.
2. Aksi Solidaritas Serentak dari 13 DPC
Baca Juga: Bukan Cuma Sepak Bola! Intip Keseruan dan Kekompakan Jurnalis Semarang di Tiba Tiba Badminton 2025
Fakta kedua adalah skala dan sifat aksi pengunduran diri ini. Ini bukan pengunduran diri individu atau dari satu DPC saja, melainkan aksi serentak yang melibatkan 13 dari total DPC di Kota Semarang.
Hanif Nafilah Rozak secara gamblang menyebutkan, "Kami ada 13 DPC di Kota Semarang." Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas yang kuat antar-DPC, menunjukkan bahwa kekecewaan ini bersifat kolektif dan meluas.
Mereka mengembalikan seluruh atribut partai, termasuk plang DPC, sebagai simbol penarikan dukungan dan keanggotaan secara resmi. Skala aksi ini mengindikasikan adanya ketidakpuasan yang mendalam dan terorganisir di tingkat akar rumput.
3. Komunikasi Buntu Antara DPC, DPW, dan DPP
Fakta ketiga menyoroti kegagalan komunikasi internal partai. Teguh Pambudi, Ketua DPC PSI Semarang Tengah, mengungkapkan kekecewaannya terhadap DPW yang dinilai tidak mampu menjembatani aspirasi DPC kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait masalah pemberhentian Ketua DPD.
Jawaban DPW yang menyarankan DPC untuk "menanyakan langsung ke DPP" dianggap sebagai "jawaban yang ambigu" dan menunjukkan ketidakmampuan DPW dalam memfasilitasi dialog.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Cuaca Semarang Panas Menyengat, Suhu Udara Diprakirakan Tembus 37 Derajat Celsius
-
AKBP Febriyani Aer Pimpin Polres Tegal, Perkuat Komitmen Pelayanan Masyarakat
-
Jelang Vonis Bupati Pati Nonaktif Sudewa, 1.610 Personel Gabungan Disiagakan
-
Kebutuhan Rumah Jateng Capai 990 Ribu Unit, BTN Housingpreneur Batch 3 Buka Peluang Inovasi
-
BMKG Peringatkan Potensi Karhutla di Jateng, Suhu Semarang Bisa Capai 37 Derajat