- Insiden teror penagih utang terjadi pada 7 Februari 2026 di Tol Kaligawe Semarang terhadap lima penumpang perjalanan Jepara.
- Enam pelaku telah ditangkap Polda Jawa Tengah karena mengancam dan mencoba merampas mobil sewaan yang salah sasaran.
- Pelaku dijerat pasal pemaksaan dengan kekerasan, pengeroyokan, dan perampasan setelah aksi intimidasi di jalan raya.
SuaraJawaTengah.id - Sebuah insiden mencekam yang nyaris berujung tragis terjadi di pintu masuk Tol Kaligawe Semarang pada 7 Februari 2026 lalu.
Lima orang perempuan yang tengah melakukan perjalanan dari Jepara menuju Kabupaten Semarang harus menghadapi teror di jalan raya.
Mobil Toyota Avanza sewaan yang mereka tumpangi tiba-tiba dicegat secara brutal oleh sekelompok penagih utang atau debt collector.
Aksi intimidasi dan pengancaman perampasan mobil yang disertai kekerasan ini kini berujung pada penangkapan enam pelaku oleh Polda Jawa Tengah.
Direktur Reserse Kriminal Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Anwar Nasir di Semarang, Rabu (26/2/2026), membeberkan kronologi kejadian yang membuat bulu kuduk merinding ini.
"Keenam pelaku diduga melakukan intimidasi serta pengancaman terhadap penumpang kendaraan jenis Toyota Avanza yang merupakan kendaraan sewaan," ujarnya dikutip dari ANTARA.
Peristiwa mengerikan itu bermula saat mobil yang ditumpangi lima perempuan itu akan masuk Tol Kaligawe Semarang. Tiba-tiba, dari arah belakang, dua kendaraan milik para pelaku langsung mencegat dan memepet mobil korban.
"Saat akan masuk Tol Kaligawe Semarang, mobil tersebut dicegat oleh dua kendaraan milik pelaku," kata Kombes Pol. Anwar Nasir.
Tanpa basa-basi, para pelaku langsung berupaya merampas kunci mobil disertai dengan kekerasan. Suasana semakin tegang ketika para debt collector tersebut dengan paksa membuka kap mesin untuk mengecek nomor rangka dan mesin kendaraan.
Baca Juga: 7 Spot Berburu Takjil di Semarang untuk Berbuka Puasa Ramadan 2026
Sebuah tindakan yang menunjukkan arogansi dan keberanian mereka dalam melakukan aksinya di jalan umum.
Namun, drama perampasan ini menemui jalan buntu. "Setelah dicek ternyata identitas kendaraan itu berbeda dengan yang dimaksud," ungkap Kombes Pol. Anwar Nasir.
Artinya, para pelaku salah sasaran. Mereka telah melakukan intimidasi dan kekerasan terhadap orang yang tidak bersalah, hanya karena dugaan yang keliru.
Akibat kejadian brutal ini, para korban tidak hanya mengalami luka fisik, tetapi juga trauma mendalam akibat upaya perampasan yang disertai dengan kekerasan itu.
Beruntung, laporan korban segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Setelah menerima laporan dan melakukan serangkaian penyelidikan intensif, polisi berhasil menangkap para pelaku. Ini menjadi peringatan keras bagi para debt collector agar tidak lagi menggunakan cara-cara premanisme dalam menagih utang.
Atas perbuatannya yang melanggar hukum, para tersangka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat dengan Pasal 448 KUHP baru tentang pemaksaan dengan kekerasan, Pasal 262 tentang pengeroyokan, dan Pasal 466 tentang perampasan kemerdekaan seseorang. Ancaman hukuman berat menanti para pelaku yang telah menciptakan horor di jalanan Semarang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Horor di Tol Kaligawe: 6 Debt Collector Brutal Ditangkap Usai Coba Rampas Mobil Berisi 5 Wanita!
-
5 Hal yang Membuat Samsung S26 Jadi Primadona Baru
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Jangan Sampai Terlambat! Ini Waktu Buka Puasa di Semarang 25 Februari 2026
-
Berbagi Bahagia Bersama BRI: 700 Paket Sembako Dibagikan di Semarang