- Mahasiswa Undip berinisial A (20) diduga dikeroyok sekitar 30 mahasiswa sejurusan pada 15 November 2025.
- Korban mengalami luka serius termasuk patah tulang hidung dan gegar otak akibat kekerasan tersebut.
- Kasus pengeroyokan ini kini ditangani kepolisian, sementara pihak Undip membentuk Tim Kode Etik.
Zainal menjelaskan bahwa korban mengalami kekerasan selama beberapa jam.
"Anak PKL penjual nasgor dihajar 30 mahasiswa Undip dari jam 23.00 sampai 04.15 WIB hingga patah tulang hidung dan gegar otak," kata Zainal seperti dikutip dari detikJateng.
4. Korban Mengalami Luka Serius
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami sejumlah cedera serius.
Beberapa luka yang dialami korban antara lain:
- Patah tulang hidung
- Gegar otak
- Gangguan saraf pada mata kiri
Kondisi tersebut membuat korban harus menjalani perawatan medis.
Korban sempat dirawat di RS Banyumanik 2 hingga pukul 17.00 WIB. Setelah itu ia dipindahkan ke RS Bina Kasih Ambarawa agar lebih dekat dengan rumah keluarga.
Korban menjalani perawatan di rumah sakit tersebut pada 16 hingga 21 November 2025.
5. Polisi Masih Menangani Kasus
Baca Juga: Kronologi Lengkap: Kucing Mati Ditendang di Blora, Pelaku Berinisial PJ Terancam Pidana
Kasus dugaan pengeroyokan ini saat ini masih dalam penanganan kepolisian.
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena membenarkan bahwa laporan terkait peristiwa tersebut telah diterima.
Ia menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berjalan.
"Saat ini sedang dalam proses. Saksi-saksi sudah diperiksa dan rencananya kasus ini akan digelar," ujar Andika.
6. Dugaan Dipicu Tuduhan Kekerasan Seksual
Di sisi lain, pihak Universitas Diponegoro menyampaikan bahwa peristiwa ini berkaitan dengan dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan