- Sebuah mobil Ford Fiesta terperosok di Kawengen, Ungaran Timur, Selasa sore akibat mengikuti navigasi Google Maps.
- Pengemudi ibu dan dua anaknya selamat, namun mobil menabrak rumah warga di bawah tepi jalan.
- Kasus ini berakhir dengan penyelesaian kekeluargaan antara pengemudi mobil dan pemilik rumah korban.
Sejumlah kerusakan terjadi baik pada mobil maupun rumah warga yang tertimpa.
5. Pengemudi dan Penumpang Selamat
Lingga menambahkan bahwa meskipun peristiwa ini terlihat cukup menegangkan, pengemudi dan dua penumpang di dalam mobil tersebut selamat tanpa mengalami cedera berarti.
"Alhamdulillah selamat semua," ungkap Lingga. Pengemudi mobil diketahui adalah seorang ibu yang didampingi oleh dua anaknya yang berada di dalam mobil tersebut. Kecelakaan ini tentu saja menambah kesadaran akan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terlebih jika melewati jalan yang sempit atau tidak familiar.
6. Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Peristiwa yang melibatkan kecelakaan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan antara pihak pengemudi dan pemilik rumah. Kasat Lantas Polres Semarang, Lingga Ramadhani, menjelaskan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan masalah ini tanpa melibatkan pihak lain.
"Menimpa rumah Pak Parmun dan langsung terselesaikan secara kekeluargaan," ujar Lingga. Meskipun rumah mengalami kerusakan, keduanya memilih untuk menyelesaikan masalah ini tanpa proses hukum lebih lanjut.
7. Evakuasi Mobil Menggunakan Derek
Setelah kejadian tersebut, mobil yang terperosok berhasil dievakuasi dengan menggunakan mobil derek. "Kendaraan itu ditarik ke atas menggunakan mobil derek," ujar Lingga.
Baca Juga: Banjir Bandang Hantam Dua Desa di Kabupaten Semarang, Satu Motor Terseret Arus
Proses evakuasi berjalan lancar, dan mobil Ford Fiesta yang terperosok itu kini sudah berhasil dipindahkan dari lokasi kejadian. Evakuasi ini berjalan tanpa hambatan, meskipun lokasi kejadian yang terletak di kawasan jalan sempit.
8. Pelajaran dari Kejadian Ini
Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi pengemudi lain untuk lebih berhati-hati dalam mengikuti petunjuk aplikasi navigasi seperti Google Maps. Meskipun aplikasi ini sangat membantu dalam perjalanan, pengemudi harus tetap memahami kondisi jalan yang akan dilalui.
Terkadang, jalur alternatif yang disarankan oleh aplikasi navigasi tidak selalu aman atau cocok untuk dilalui, terutama jika kondisi jalan sempit atau tidak dikenal.
Kecelakaan yang terjadi di Kawengen, Ungaran Timur, akibat penggunaan aplikasi Google Maps menunjukkan betapa pentingnya kehati-hatian saat mengikuti petunjuk navigasi.
Kejadian ini menjadi pelajaran bagi para pengemudi untuk selalu memperhatikan kondisi jalan dan medan yang dilalui. Beruntung, meskipun mobil terperosok dan menabrak rumah, pengemudi dan dua anaknya selamat tanpa luka serius. Kejadian ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan antara pengemudi dan pemilik rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Semarang Capai UHC 100 Persen, BPJS Kesehatan Perluas Layanan Jantung hingga Kanker
-
Baru Ditunjuk Gubernur Jateng, SK Plt Bupati Sukoharjo Disita KPK, Ada Apa?
-
32 Tersangka Kasus Little Aresha Belum Semua Ditahan, Polisi Ungkap Alasannya
-
BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis BRI, KUR hingga KPR Subsidi Terus Bertumbuh
-
Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park