- Kecelakaan beruntun melibatkan bus PO Haryanto dan lima mobil di Tol Batang pada Minggu, 15 Maret 2026, pukul 15.45 WIB.
- Insiden di KM 361+600 Jalur A Tol Trans Jawa ini diduga karena sopir bus tidak menguasai kendaraan.
- Meskipun melibatkan enam kendaraan, seluruh penumpang dilaporkan selamat tanpa adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
SuaraJawaTengah.id - Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Trans Jawa wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Minggu 15 Maret 2026 sekitar pukul 15.45 WIB. Insiden tersebut melibatkan sebuah bus antar kota milik PO Haryanto dan lima kendaraan pribadi yang sedang melintas di jalur yang sama.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Tol KM 361+600 Jalur A, tepatnya di Desa Gondang, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Meski melibatkan sejumlah kendaraan, kecelakaan ini dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa.
Berikut beberapa fakta penting terkait kecelakaan bus Haryanto yang menabrak lima mobil pemudik di Tol Batang.
1. Kecelakaan Terjadi di Tol Batang
Kecelakaan terjadi di salah satu ruas penting Tol Trans Jawa yang menghubungkan berbagai kota di Pulau Jawa.
Lokasi kejadian berada di kilometer 361+600 jalur A wilayah Kabupaten Batang. Pada saat kejadian, kondisi jalan dilaporkan lurus dan datar dengan cuaca cerah.
Bus Haryanto diketahui melaju dari arah barat menuju timur di lajur kiri sebelum akhirnya terjadi tabrakan beruntun dengan sejumlah kendaraan di depannya.
Ruas tol ini merupakan jalur utama kendaraan jarak jauh, terutama menjelang musim mudik Lebaran.
2. Bus Menabrak Lima Mobil Sekaligus
Baca Juga: Usai Kecelakaan Maut Bus Rosalia Indah, Kakorlantas Imbau Perusahaan Bus
Kecelakaan ini melibatkan satu unit bus PO Haryanto bernomor polisi S 7428 UN serta lima kendaraan lainnya.
Beberapa mobil yang terlibat antara lain:
- Wuling Alves
- Toyota Innova F 1434 QJ
- Toyota Innova B 2387 EGX
- Suzuki XL7 S 1599 CF
- Mobil listrik Chery J6 B 1194 BDV
Tabrakan beruntun terjadi ketika bus menghantam kendaraan pertama di depannya lalu menabrak mobil lain yang berada di jalur yang sama.
Benturan tersebut menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup serius.
3. Diduga Sopir Bus Tidak Menguasai Kendaraan
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi bus tidak dapat mengendalikan laju kendaraan.
Bus yang melaju di lajur kiri tersebut pertama kali menabrak mobil Wuling Alves. Setelah itu kendaraan besar tersebut terus menghantam beberapa mobil lain di depannya.
Karena kondisi jalan lurus dan cuaca cerah, dugaan sementara mengarah pada faktor pengemudi yang tidak mampu menguasai kendaraan.
Namun penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
4. Mobil Politikus I Gede Pasek Suardika Ikut Terlibat
Salah satu kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah mobil listrik Chery J6 yang ditumpangi pengacara sekaligus Ketua Majelis Agung Partai Kebangkitan Nusantara, I Gede Pasek Suardika.
Saat kejadian, pria yang akrab disapa GPS tersebut sedang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Solo.
Mobil tersebut dikemudikan oleh putrinya, Putu Devi Narasari. Ia baru sekitar setengah jam mengemudi setelah sebelumnya berhenti di rest area wilayah Pekalongan.
Namun tiba tiba bus datang dari arah belakang dan menabrak kendaraan mereka.
Benturan keras tersebut bahkan menyebabkan ban kanan mobil pecah sehingga kendaraan tidak dapat melanjutkan perjalanan dan harus diderek.
5. Putri Gede Pasek Sempat Syok Setelah Benturan
Akibat benturan keras tersebut, Putu Devi Narasari sempat mengalami syok dan trauma.
Ia bahkan sempat menangis karena baru pertama kali mengalami kecelakaan di jalan tol.
Gede Pasek kemudian membantu menenangkan putrinya dan memandu untuk menepikan kendaraan setelah tabrakan terjadi.
Meski mobil mengalami kerusakan cukup parah, keduanya dipastikan selamat tanpa mengalami luka.
Saat ini kendaraan tersebut masih dititipkan di pos tol milik Jasa Marga di wilayah Batang.
6. Tidak Ada Korban Jiwa dalam Kecelakaan
Meski melibatkan enam kendaraan sekaligus, kecelakaan tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa.
Beberapa kendaraan mengalami kerusakan cukup serius akibat tabrakan beruntun tersebut. Namun para pengemudi dan penumpang berhasil selamat dari insiden tersebut.
Gede Pasek Suardika juga memastikan bahwa dirinya dan sang putri dalam kondisi sehat tanpa luka setelah kejadian tersebut.
Ia bahkan melanjutkan perjalanan menuju Solo dengan bantuan rekannya setelah insiden tersebut.
Pengingat Keselamatan Menjelang Arus Mudik
Peristiwa kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi para pengendara yang akan melakukan perjalanan jauh menjelang Lebaran.
Arus kendaraan biasanya meningkat menjelang musim mudik sehingga pengemudi diharapkan lebih berhati hati saat berkendara di jalan tol.
Menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan selama perjalanan.
Dengan kewaspadaan pengemudi dan kesiapan kendaraan, perjalanan mudik diharapkan dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
Terkini
-
Waspada! Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini
-
Daftar Promo Daging Lebaran 2026 di Semarang, Harga Mulai Rp115 Ribu per Kg
-
5 Fakta Tragedi Tongtek di Pati, Pemuda 19 Tahun Dikeroyok Saat Cari Sahur
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Tol Semarang - Solo Siap Hadapi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ini Strategi TMJ