- Dua remaja tewas tenggelam di Air Terjun Watu Bobot, Jepara, pada Sabtu (28/3/2026) karena tersedot arus bawah.
- Satu korban tenggelam saat berenang, dan upaya pertolongan oleh rekannya justru berujung ikut terseret arus kuat.
- Proses pencarian dan evakuasi oleh Tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua jenazah setelah beberapa jam pencarian intensif.
SuaraJawaTengah.id - Momentum libur Lebaran yang seharusnya menjadi waktu kebersamaan justru berubah menjadi duka mendalam di Kabupaten Jepara. Dua remaja dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat berwisata di Air Terjun Watu Bobot, Sabtu (28/3/2026).
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa wisata alam menyimpan risiko yang tidak boleh diremehkan, terutama saat kondisi alam tidak bersahabat.
1. Kronologi Kejadian: Berawal dari Wisata Pagi Hari
Kejadian bermula sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. Kedua korban, Azka dan Miftakhu Khoir, berangkat menuju lokasi wisata air terjun.
Mereka tiba sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung menikmati suasana alam di sekitar lokasi.
Menurut keterangan Kepala BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, aktivitas awal korban terlihat seperti wisatawan pada umumnya.
Namun situasi berubah saat salah satu korban memutuskan untuk berenang.
2. Arus Bawah yang Tak Terlihat Jadi Penyebab Utama
Setibanya di lokasi, Azka mencoba berenang di area air terjun. Tanpa disadari, kondisi air di bawah air terjun memiliki kedalaman dan arus yang cukup kuat.
Baca Juga: 5 Fakta Mengerikan Pesta Miras di Jepara yang Menewaskan 5 Orang
Korban diduga tersedot pusaran arus bawah di kedalaman sekitar lima meter.
Arus bawah ini sering kali tidak terlihat di permukaan, sehingga banyak pengunjung tidak menyadari bahayanya.
Situasi inilah yang membuat Azka kesulitan mengendalikan diri hingga akhirnya tenggelam.
3. Niat Menolong Berujung Petaka
Melihat rekannya dalam bahaya, Miftakhu Khoir berinisiatif memberikan pertolongan.
Namun upaya tersebut justru berujung tragis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Peluang Eks-Santri Ndholo Kusumo Ditampung di Sekolah Rakyat? Begini Penjelasan Mensos
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Investasi Berdampak Nyata untuk Ekonomi Kreatif
-
Warga Semarang Siapkan Payung, BMKG Prakirakan Hujan Merata di Pulau Jawa Hari Ini
-
Santri Lawan Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati: Korban dan Saksi Baru Muncul
-
Waisak 2026 di Borobudur Diprediksi Membludak: 33 Ribu Umat Siap Padati Kawasan Candi