- Warga negara asing bernama Li Xiangguang menabrak pengendara lokal di Jalan Raya Jepara-Bangsri pada 6 April 2026.
- Diduga mabuk, pengemudi melarikan diri hingga menabrak tiang listrik dan memicu amukan massa di Desa Krasak, Jepara.
- Polres Jepara telah mengamankan pelaku dan barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut atas insiden kecelakaan tersebut.
Setelah mobil berhenti, warga yang sudah emosi meluapkan kemarahan.
Kaca mobil bagian depan dan belakang dipecahkan. Pengemudi kemudian ditarik keluar dari dalam kendaraan. Dalam video yang viral, terlihat jelas bagaimana Li Xiangguang menjadi sasaran amukan warga.
Beruntung, situasi tidak berujung fatal. Seorang warga berhasil mengamankan pengemudi dari potensi kekerasan yang lebih parah.
5. Polisi Turun Tangan, Pelaku Diamankan
Pihak kepolisian dari Polres Jepara segera mengambil tindakan setelah kejadian tersebut.
Kasatlantas AKP Rahandy Gusti Pradana menjelaskan bahwa insiden bermula dari kecelakaan, kemudian berkembang menjadi pengejaran dan berujung pengeroyokan.
Saat ini, pengemudi WNA beserta barang bukti berupa mobil dan sepeda motor telah diamankan di Polres Jepara untuk proses lebih lanjut.
Diketahui, Li Xiangguang bekerja di sebuah perusahaan di Jepara, namun alamat izin tinggalnya tercatat di wilayah Tangerang, Banten.
6. Dampak dan Pelajaran dari Kejadian Ini
Baca Juga: Kerbau Bule Pikat Ribuan Warga: Lomban Syawalan Jepara 2026 Bangkitkan Ekonomi dan Lestarikan Budaya
Kasus ini menyoroti beberapa hal penting yang tidak bisa diabaikan.
Pertama, tanggung jawab dalam berkendara adalah hal utama. Kecelakaan bisa terjadi, tetapi sikap setelah kejadian menentukan dampak berikutnya.
Kedua, reaksi massa yang emosional sering kali memperburuk situasi. Meski dipicu kemarahan, tindakan main hakim sendiri tetap berisiko tinggi.
Ketiga, pentingnya penegakan hukum yang cepat agar kejadian serupa tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Peristiwa di Jepara ini menjadi pengingat bahwa satu keputusan di jalan bisa berdampak panjang. Dari kecelakaan, berubah menjadi pengejaran, hingga berujung aksi massa.
Bagi Anda, baik sebagai pengendara maupun masyarakat, kejadian ini bisa menjadi refleksi. Tertib berlalu lintas dan tetap tenang dalam situasi darurat adalah kunci untuk mencegah eskalasi yang tidak diinginkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya
-
Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!
-
Rumah Lebih Layak, Sanitasi Lebih Baik: Nelayan Roban Timur Rasakan Manfaat Program Bedah Rumah
-
Keluarga Jadi Korban Gempa, Mahasiswa NTT di Jateng Dapat Bantuan Biaya Kos dari Gubernur Luthfi
-
BRI dan Eastspring Investment Indonesia Perkuat Diversifikasi Portofolio Melalui Tiga Reksa Dana